Nilai Tukar Petani Sulut Membaik

NTP di Sulawesi Utara pada bulan Oktober 2018 naik 0,15 persen, dari nilai 96,23 di bulan September 2018 menjadi 96,38 pada bulan Oktober.

Nilai Tukar Petani Sulut Membaik
TRIBUN MANADO/ALPEN MARTINUS
BPS Sulut. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Nilai Tukar Petani (NTP) di Sulawesi Utara pada bulan Oktober 2018 naik 0,15 persen, dari nilai 96,23 di bulan September 2018 menjadi 96,38 pada bulan Oktober.

"Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan antara indeks harga yang diterima petani (It) dengan indeks harga yang dibayar petani (lb) dan dinyatakan dalam persentase," jelas Ateng Hartono Kepala BPS Sulut, Rabu (21/11/2018).

Baca: Partai Berkarya Kumpul Para Caleg, Elly Lasut Ajak Rebut Hati Rakyat

NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat daya beli petani, dengan mengukur kemampuan tukar produk yang dihasilkan atau dijual petani dibandingkan dengan produk yang dibutuhkan petani baik untuk proses produksi maupun untuk konsumsi rumah tangga petani.

Semakin tinggi NTP dapat diartikan kemampuan daya beli atau daya tukar (term aftrade) petani re|atif lebih baik dan tingkat kehidupan petani juga lebih baik.

Mulai Oktober 2013 dilakukan perubahan tahun dasar dalam penghitungan NTP dari tahun dasar 2007 100 menjadi tahun dasar 2012 100.

Perubahan tahun dasar ini dilakukan untuk menyesuaikan perubahan atau pergeseran pola produksi pertanian dan pola konsumsi rumah tangga penanian diperdesaan, serta perluasan cakupan subsektor pertanian dan provinsi dalam penghitungan NTP, agar penghitungan indeks dapat dijaga ketepatannya.

Baca: Bulog buat Beras Kemasan 200 Gram

Perkembangan NTP Sulawesi Utara hingga bulan Oktober 2018 masih berada di bawah 100, keadaan ini menunjukan daya beli petani secara umum belum membaik dibanding kondisi pada tahun 2012 (tahun dasar).

Dari hasil pemantauan harga komoditi di perdesaan, secara umum dapat digambarkan membaiknya nilai NTP sebesar 0,15 persen, dikarenakan kenaikan indeks harga yang diterima petani mencapai 0,23 persen, sedangkan lndeks Harga yang dibayar petani juga mengalami kenaikan dengan nilai yang rendah hanya 0,07 persen.

Baca: Pengurusan IMB di Boltim Minim, Isnandi: Baru Satu Orang Ajukan IMB

"Membaiknya nilai NTP dipengaruhi oleh naiknya harga komodoti yang dijual petani," jelasnya.

Nilai NTP selama tahun kalender 2018 mengalami kenaikan 1,28 persen dan secara VoV (tahun ke tahun) juga mengalami kenaikan 2,24 persen. (Amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved