Mata Kedutan, Benarkah Itu Tanda Bahaya Kesehatan?
Pernahkah Anda bertanya-tanya tentang penyebab mata kedutan dan benarkah itu tanda bahaya kesehatan
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pernahkah Anda bertanya-tanya tentang penyebab mata kedutan dan benarkah itu tanda bahaya kesehatan?
Mata berkedut, atau lebih tepatnya kelopak mata Anda kedutan adalah hal biasa.
Dalam istilah kesehatan, gejala ini disebut 'myokymia' dan mempengaruhi kelopak mata entah bagian atas atau bawah.
Seringkali mata kedutan datang dan pergi dengan sendirinya, namun kadang gejala ini juga bisa bertahan hingga berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.
Hampir semua kasus mata kedutan tidaklah berbahaya.
Baca: Ini 5 Fakta tentang Kartu Nikah yang Terhubung Aplikasi dan Memiliki Barcode
Tetapi jika kedutan mata terus berlanjut, maka itu bisa jadi menandakan kondisi neurologis yang serius seperti spasme blepharospasm atau hemifacial.
Ini adalahkondisi yang jarang terjadi dan untuk mengetahuinya harus melalui didiagnosis oleh dokter mata, juga untuk penanganannya.
APA PENYEBAB MATA KEDUTAN?
Perhatikanlah beberapa hal pemicu kedutan berikut ini yang mungkin menjadi kedutan yang Anda alami:
1. Stres
Stres mungkin menjadi penyebab tersering mata berkedut.
Yoga, latihan pernapasan, menghabiskan waktu bersama teman atau hewan peliharaan dan mendapatkan lebih banyak waktu istirahat adalah cara yang bagus untuk mengurangi stres.
2. Kelelahan
Kurang tidur, entah karena stres atau alasan lain, adalah salah satu penyebab maya kedutan.
Mencoba memiliki jadwal tidur yang cukup dan dalam waktu yang konsisten adalah cara terbaik untuk mengatasinya.
3. Ketegangan mata
Baca: Lembaga Alkitab Indonesia Manado Membentuk Komunitas Digital Manado
Ketegangan mata bisa terjadi karena mata terus-terusan menatap layar komputer atau handphone.
Ikuti aturan 20-20-20 ketika Anda harus menatap komputer terus-terusan.
Aturan 20-20-20 yakni berarti setiap 20 menit Anda harus berpaling dari layar dan fokus pada objek di kejauhan (20 kaki) selama 20 detik atau lebih lama.
Ini akan mengurangi kelelahan yang bisa memicu kedutan mata.
Jika Anda mengalami kedutan yang bertahan lama, tanyakan ke dokter mata Anda tentang kacamata yang cocok.
4. Kafein
Terlalu banyak kafein dapat memicu kedutan mata.
Cobalah mengurangi kopi, teh, cokelat, dan minuman ringan (atau beralih ke versi tanpa kafein) selama satu atau dua minggu.
5. Alkohol
Jika Anda mengalami kedutan mata setelah minum bir, anggur atau minuman keras, cobalah untuk berpantang alkohol dahulu.
6. Mata kering
Banyak orang sekarang sering mengalami mata kering, terutama setelah usia Anda menginjak usia 50 tahun.
Mata kering juga sangat umum di antara orang-orang yang menggunakan komputer atau mengkonsumsi obat-obat bertemu.
Mata kering juga sering mengincar mereka yang memakai lensa kontak dan mengonsumsi kafein atau alkohol.
7. Masalah nutrisi
Beberapa laporan menunjukkan bahwa kekurangan zat gizi tertentu, seperti magnesium, dapat memicu spasme kelopak mata.
Jika Anda khawatir bahwa diet Anda mungkin tidak memasok semua nutrisi yang Anda butuhkan, saya sarankan bicarakan ini dengan dokter.
8. Alergi
Orang-orang dengan alergi mata dapat merasakan gatal, bengkak, dan berair di matanya.
Ketika digosok, ini melepaskan histamine ke dalam jaringan tutup dan air mata, yang dapat menyebabkan kelopak mata berkedut.
Untuk mengimbangi masalah ini, beberapa dokter mata telah merekomendasikan obat tetes mata atau tablet antihistamine.
Tetapi ingat bahwa antihistamin juga bisa menyebabkan mata kering.
Itulah tadi 8 penyebab mata kedutan yang perlu Anda ketahui! Yuk jaga kesehatan mata untuk jangka panjang!
TONTON JUGA:
TAUTAN AWAL: http://intisari.grid.id/read/03997122/apa-penyebab-mata-kedutan-dan-benarkah-itu-tanda-bahaya-kesehatan?page=all
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-mata3_20180704_152455.jpg)