Ini Agenda LP3KD Sulut Pasca-Pesparani Ambon
Sulawesi Utara (Sulut) juga mengejar waktu sebelum persiapan tim menuju Pesparani.
Penulis: | Editor: Aldi Ponge
Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Setiap provinsi di Indonesia hanya memiliki waktu yang singkat untuk menyiapkan diri untuk menuju Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) kedua di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) 2020.
Sulawesi Utara (Sulut) juga mengejar waktu sebelum persiapan tim menuju Pesparani.
"Kami akan evaluasi dulu. Kemudian pembentukan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kabupaten dan kota se-Sulut," kata Ketua LP3KD Propinsi Sulut Janny Kopalit.
Baca: Jumlah Relawan dan Bantuan Nasional-Internasional Melalui Keuskupan Manado untuk Bencana Sulteng
Setelah pembentukan, rencananya akan didahului dengan Pesparani Propinsi. Setelah itu, persiapan ke Kupang.
Sementara itu, perhatian para manajer untuk setiap tim paduan suara Pesparani yang pulang dari Ambon luar biasa. Yuddy Moniaga misalnya.
Manejer tim Paduan Suara Gregorian Dewasa itu menyiapkan bus dan makan malam untuk tim saat kepulangan tanggal 4 November 2018.
Baca: Ini Asal Mula Munculnya Peringatan Hari Ayah Nasional di Indonesia
Tim Paduan Suara Dewasa Pria juga pulang dari tanggal yang sama. Bedanya bus untuk tim ini berasal dari kas tim.
"Ini sumbangan para pastor dan umat Kevikepan Tomohon. Kami juga mensuport kepulangan tim Paduan Suara Anak ke Ratahan," kata Lastiko Runtuwene, pendamping tim.
TONTON JUGA: