Dinsos Berikan Rp 27.5 Juta bagi Warga untuk Bangun Rumah

Hingga Senin (12/11/2018), ada 14 kepala keluarga yang dibantu Dinas Sosial Kotamobagu untuk membangun rumah dari tidak layak huni menjadi layak huni.

Dinsos Berikan Rp 27.5 Juta bagi Warga untuk Bangun Rumah
TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI
Kadis Sosial Kotamobagu Sarida Mokoginta 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Hingga Senin (12/11/2018), ada 14 kepala keluarga yang dibantu Dinas Sosial Kotamobagu untuk membangun rumah dari tidak layak huni menjadi layak huni.

Baca: Manado Koleksi Pengangguran Tertinggi Sulut

Dinas Sosial melalui program RTLH atau Rumah Tidak Layak Huni telah membantu 14 keluarga dengan bantuan pembangunan rumah. Nilai anggaran untuk bantuan tersebut, masing-masing kepala keluarga menerima Rp 27.5 juta. 

"Saat ini proses pembangunannya sudah 90 persen. Tinggal finishing. Bantuan ini tersebar di empat kecamatan di Kota Kotamobagu," ujar Kepala Dinas Sosial Sarida Mokoginta kepada Tribun Manado.

Baca: HKN, Wawali Kotamobagu Periksa Gula Darah

Adapun prosedur dalam hal pemberian bantuan tersebut. Mulai dari Dinas Sosial yang mengirim surat ke desa dan kelurahan.

"Kita meminta pemerintah desa dan kelurahan untuk memasukkan data. Mana masyarakat yang tidak layak huni. Itu yang akan diusulkan. Nanti ada tim dari Dinsos yang akan turun untuk verifikasi," ujar Sarida.

Baca: Dinkes Berikan Obat Gratis di HKN

Ada beberapa syarat yang harus terpenuhi untuk dapat menerima bantuan tersebut. Yakni harus masuk dalam basis data kemiskinan terpadu, kepemilikan tanah jelas milik sendiri, dan syarat lainnya seperti kondisi rumah yang memang tidak layak huni seperti atap hanya rumbia.

"Awalnya masuk proposal hampir 100 dan kemudian diverifikasi sehingga menjadi 14," ujar Sarida.

Baca: Hasto Disambut Tarian Kabasaran Emak-emak

Sarida mengatakan selama ini pernah ada warga datang mengeluhkan secara langsung kepada Dinsos terkait bantuan RTLH.

"Namun kita tetap arahkan sesuai prosedur. Harus ada proposal usulan dan mekanismenya harus melalui desa kelurahan. Kita tentunya terus melaksanakan sosialisasi melalui desa kelurahan," ujar Sarida. (dik)

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved