BTN Menerbitkan NCD Senilai Rp 2 Triliun
Bank Tabungan Negara (BTN) menerbitkan negotiable certificate of deposit (NCD) Tahap III 2018 senilai Rp 2,02 triliun.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Kredit sindikasi kuartal III-2018 saja sebesar Rp 6,9 triliun. Proyek-proyek pemerintah seperti infrastruktur, tol, pembangkit tenaga listrik dan perkebunan menjadi sejumlah sektor penyumbang kredit sindikasi BNI.
Bunga Deposito Bank Daerah Bermekaran
Bank pembangunan daerah (BPD) berancang-ancang mengamankan likuiditas ketika dana pemerintah daerah (Pemda) yang biasanya akan ditarik di akhir tahun ini. Penarikan dana ini akan digunakan untuk transaksi operasional Pemda. Selain itu penarikan dana ini juga untuk pembayaran proyek dan kebutuhan lainnya. .
Antisipasi terutama dilakukan oleh BPD yang mempunyai rasio dana pemda terhadap dana pihak ketiga (DPK) cukup besar. Salah satu BPD yang memiliki dana pemda cukup besar adalah Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah (Bank Kalteng).
Ahmad Selanorwanda, Direktur Umum dan Keuangan Bank Kalteng mengatakan, saat ini 60% dari dana pihak ketiga (DPK) berasal dari dana pemda. Sampai kuartal III-2018, dari total DPK Bank Kalteng sebesar Rp 5,9 triliun, sekitar Rp 3,5 triliun di antaranya berasal dari dana Pemda.
Penarikan dana Pemda ini akan menyebabkan dana yang sebagian besar berupa giro akan berkurang. Ini menyebabkan rasio DPK dibanding kredit atau rasio likuiditas bisa di atas 100%. Per September 2018, loan to deposit ratio (LDR) Bank Kalteng di level 82%.
Untuk mengimbangi dana pemda yang akan keluar ini, Bank Kalteng akan menaikkan bunga deposito special rate. Bunga deposito ini lebih tinggi dari deposito counter rate bank umum. Namun Ahmad enggan menyebut bunga deposito special rate saat ini dan rencana kenaikannya.
Dana deposito ini berasal dari institusi dan korporasi. Bunga deposito special rate yang dinaikkan ini melebihi bunga penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Artinya ada beberapa bunga deposito institusi ini yang tidak dijamin. Rata-rata deposito dari institusi menurut Ahmad adalah Rp 500 juta. Informasi saja, bunga penjaminan bank umum dari LPS saat ini sebesar 6,75%. Nah, special rate BPD ini hampir pasti di atas 7%,
Mencari dana segar
Abdul Haris Sahilin, Sekretaris Perusahaan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bank Kaltimtara) mengatakan, untuk mengantisipasi penarikan dana Pemda, pihaknya akan meningkatkan DPK dari swasta.
Bank Kaltimtara juga akan memprioritaskan dana murah. Selain dana murah juga meningkatkan deposito, tergantung kebutuhan dan sifat dananya. Menurut Haris, komposisi DPK pemda setiap akhir tahun sudah tidak sebesar dulu lagi yaitu di kisaran 20% sampai 25% dari total DPK.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) mencatat, dana Pemda saat ini menyumbang 29% dari total DPK atau sekitar Rp 24,3 triliun di kuartal III-2018.
Demi menjaga likuiditas, Bank BJB menyiapkan beberapa langkah seperti penerbitan negotiable certificate of deposit (NCD) yang ditargetkan terserap Rp 1 triliun. Bank BJB juga akan menaikkan bunga deposito 25 basis poin (bps). (Galvan Yudistira/Marshall Sautlan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/btn_20171028_004201.jpg)