Senin, 11 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Terbaru Lion Air: Penumpang Makassar-Banjarmasin Komplain Delay hingga Kelaparan

Peristiwa ini dipicu penerbangan yang terlambat (delay) selama sekitar 4 jam karena ada seorang penumpang masih ditunggu masuk ke pesawat.

Tayang:
Editor: Siti Nurjanah
Tribun Timur
Keributan di Lion Air rute Makassar - Banjarmasin 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih dililit masalah jatuhnya Lion Air JT 610 di perairan Karawang, muncul berita terbaru dari para penumpang Lion Air rute Makassar Banjarmasin.

Lion Air rute Makassar - Banjarmasin delay (tertunda terbang) 4 jam, penumpang kelaparan dan kepanasan pada Selasa (30/10/2018) malam lalu. 

Keributan terjadi di kabin pesawat udara Lion Air bernomor penerbangan JT 523, Selasa (30/10/2018) malam.

Baca: Berikut 5 Cerita Saksi Mata Melihat Jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610: Muncul Asap di Tengah Roda

Penumpang yang ribut adalah penumpang dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, di Maros, Sulawesi Selatan tujuan Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Sudah berlalu beberapa hari, tapi memang belum lama diadukan seorang penumpang lewat media sosial. 

Seharusnya, pesawat udara take-off dari Makassar pada pukul 07:55 Wita, namun terus terlambat karena menunggu seorang penumpang lain yang belum diketahui identitasnya.

Saat penerbangan delay, penumpang malah diminta masuk ke dalam kabin selama sekitar 4 jam hingga membuat gerah.

Baca: Peserta Penerimaan CPNS Kotamobagu Antre Ambil Kartu Tanda Peserta

Sebagian penumpang pun marah karena selain gerah, mereka juga kelaparan dan kehausan.

Parahya, tak ada kompensasi makanan, minuman, hingga uang sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 89 Tahun 2015.

Mereka kemudian memaki-maki petugas darat.

Sementara, pramugari tampak berusaha menenangkan penumpang secara tenang.

Setelah delay selama sekitar 4 jam, pesawat udara ini pun baru take-off pada pukul 00:00 Wita.

Penumpang akhirnya mulai tenang setelah seorang petugas tampak memberikan jaminan jika akan ada pembagian kompensasi di bandara tujuan.

Sebelumnya, President and CEO Lion Air Group, Edward Sirait mengungkapkan, pihaknya tidak bisa mengontrol jadwal penerbangan selalu tepat waktu sehingga pasti ada kemungkinan delay.

Menurut dia, ada banyak faktor yang menyebabkan sebuah penerbangan bisa terlambat dari jadwal yang seharusnya.

 

 

 

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved