Arsenal Kontra Liverpool: Siapa Paling Efektif Mainkan Bola Mati
Siapa yang akan memenangkan duel Premier League 2018/19 antara Arsenal dan Liverpool di Emirates Stadium, Minggu (4/11/2018).
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID - Siapa yang akan memenangkan duel Premier League 2018/19 antara Arsenal dan Liverpool di Emirates Stadium, Minggu (4/11/2018) dini hari bukan sekadar ditentukan oleh kondisi fisik dan strategi setiap tim.
Duel ini akan ditentukan oleh kemampuan setiap tim dalam memaksimalkan situasi bola mati alias set-piece.
Arsenal dan Liverpool tergolong tim yang memiliki catatan bagus dalam memanfaatkan set-piece menjadi keunggulan di Premier League musim ini. Di antara dua tim ini, Liverpool termasuk tim terbaik. The Reds sukses mencetak lima gol dari total 20 gol mereka dalam 10 pertandingan.
Torehan gol Liverpool dari set-piece hanya bisa disamai oleh Tottenham Hotspur dan Manchester United. Arsenal mencetak empat gol dari set-piece.
Dari lima gol tersebut, empat di antaranya tercipta dari tendangan penjuru.
Gol Daniel Sturridge ke gawang West Ham, Roberto Firmino ke Leicester City, Georginio Wijnaldum ke Tottenham Hotspur dan Joel Matip ke Southampton adalah faktanya.
Minggu (4/11)
00:30 WIB/01:30 WITA
beIN Sports 1
====================
Tendangan bebas Xherdan Shaqiri ke arah gawang Southampton membentur tiang sebelum disontek Mohamed Salah menjadi gol.
Masing-masing tim memiliki pemain andalan dalam mengeksekusi set-piece. Arsenal memiliki Granit Xhaka dan Mesut Ozil sebagai eksekutor andalan untuk tendangan bebas langsung dan tendangan penjuru.
Pekan lalu Granit Xhaka menjebol gawang Crystal Palace lewat tendangan bebas langsung. Setelah mencetak gol, Xhaka berlari ke arah Unai Emery, pelatih Arsenal, untuk melakukan selebrasi.
"Tidak hanya untuk bilang terima kasih. Saya memutuskan menendang karena pelatih bertanya kepada saya mengapa saya tidak mengambil tendangan penjuru atau tendangan bebas di babak pertama," tutur Xhaka di Arsenal.com.
"Setelah itu dia bilang saya harus mengambil tendangan bebas dan penjuru, saya melakukannya," imbuh Xhaka.
Di kubu Liverpool ada Trent Alexander-Arnold, Xherdan Shaqiri, James Milner dan Mohamed Salah sebagai eksekutor set-piece andalan.
Soal Shaqiri, Jurgen Klopp, mengaku belum banyak memaksimalkan kemampuan Shaqiri dalam mengeksekusi set-piece.
"Sejauh ini kami belum banyak memanfaatkan kemampuan set-piece miliknya, namun kemampuan itu luar biasa," ujar Klopp dikutip dari ESPN FC.
Perang ¬set-piece antara Arsenal dan Liverpool akan makin menarik jika melihat ketangguhan mereka dalam menangkal situasi ini. Di Premier League musim ini Arsenal dan Liverpool sama-sama baru kebobolan satu gol dari set-piece.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/jurgen-klopp_20181102_234735.jpg)