Yahoo Siap Ganti Rugi Akun Pengguna yang Jadi Korban 'Pembobolan' Hacker

Kasus pembobolan tiga miliar akun Yahoo beberapa tahun lalu, menjadi kasus pembobolan terbesar, setidaknya hingga hari ini.

Yahoo Siap Ganti Rugi Akun Pengguna yang Jadi Korban 'Pembobolan' Hacker
playtech.ro
Yahoo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus pembobolan tiga miliar akun Yahoo beberapa tahun lalu, menjadi kasus pembobolan terbesar, setidaknya hingga hari ini.

Selang dua tahun setelah masuk ke ranah hukum, akhirnya Yahoo bersedia membayar ganti rugi sebesar 50 juta dollar AS (sekitar Rp 759 miliar).

Namun ganti rugi tersebut hanya ditujukan bagi 200 juta pengguna Yahoo yang berdomisili di AS dan Israel.

Yahoo
Yahoo (cbsistatic.com)

Baca: Maia Estianty Bakal Menikah di Jepang, Postingan Terbaru Irwan Mussry Ini Dibanjiri Doa

Tak hanya itu, Yahoo juga menjanjikan layanan pemantauan kredit selama dua tahun melalui perusahaan bernama "AllClear".

Pada Senin (25/10/2018), kesepakatan tersebut telah didaftarkan ke Pengadilan Distrik AS di California.

Kasus pembobolan data akun Yahoo diketahui bermula sejak tahun 2013 silam.

Setahun kemudian, 500 juta akun Yahoo kembali dibobol.

(Youtube)

Baca: Mengapa Sisi Kiri Wajah Lebih Menarik Dibanding Kanan saat Selfie?

Hingga 2016, Yahoo mengakui ada sekitar satu miliar akun Yahooyang diretas.

Pada 2017, Yahoo kembali mengumumkan total akun yang diretas dengan jumlah fantastis yakni mencapai tiga miliar akun.

Diperkirakan, jumlah itu adalah jumlah keseluruhan pengguna Yahoo, yang artinya semua akun Yahoo diperkirakan menjadi korban peretasan.

Halaman
12
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved