Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Inilah Data Statistik Gereja Katolik Terbaru

Pastor Kris Ludong, Ketua Komisi Kerawam dan Kataketik Keuskupan Manado membagi data statistik terbaru umat Katolik seluruh dunia

Penulis: | Editor: David_Kusuma
TRIBUN MANADO/NIELTON DURADO
Gereja Katedral Manado 

Jumlah uskup di seluruh dunia meningkat sebanyak 49 orang, menjadi 5.353 orang. Uskup diocesan berjumlah 4.063 orang (+27 orang), sementara jumlah Uskup nondiosesan berjumlah 1.263 orang (+22 orang). Peningkatan uskup diosesan terjadi di Amerika (+20 orang); Asia (+9 orang), Eropa (+3 orang), sementara penurunan terjadi di Afrika (-2 orang) dan Oseania (-3 orang). Jumlah uskup nondiosesan meningkat di semua benua kecuali Asia (-7 orang): Afrika (+5 orang), Amerika (+14 orang), Eropa (+8 orang), Oseania (+2 orang).

Imam

Jumlah imam di seluruh dunia menurun menjadi 414.969 orang (-687 orang). Satu-satunya benua yang mencatat penurunan besar lagi-lagi Eropa (-2.583 orang). Ada juga penurunan di Amerika (-589 orang). Peningkatan terjadi di Afrika (+1.181 orang) dan Asia (+1.304 orang). Oseania tidak berubah. Imam diosesan meningkat sebanyak 317 orang, mencapai 281.831 orang dengan penurunan hanya di Eropa (-1.611 orang) dan peningkatan di Afrika (+983 orang); Amerika (+180 orang), Asia (+744 orang) dan Oseania (+21 orang). Jumlah imam nondiosesan menurun sebanyak 1.004 orang menjadi 133.138 orang. Peningkatan terjadi dalam beberapa tahun terakhir di Afrika (+198 orang) dan di Asia (+560 orang), sedangkan penurunan terjadi di Amerika (-769 orang), Eropa (-972 orang), Oceania (-21 orang)

Diakon

Jumlah diakon di seluruh dunia meningkat 1.057 orang menjadi 46.312 orang. Peningkatan tertinggi tercatat kembali di Amerika (+842 orang) diikuti oleh Eropa (+145 orang), Oseania (+45 orang), Afrika (+22 orang) dan Asia (+3 orang). Diakon diosesan di seluruh dunia berjumlah 45.609 orang, mengalami peningkatan sebesar 982 orang. Jumlah diakon diosesan meningkat di setiap benua kecuali di Asia (-38 orang): Afrika (+36 orang), Amerika (+807 orang), Eropa (+130 orang) dan Oseania (+47 orang). Diakon nondiosesan berjumlah 703 orang, meningkat sebanyak 75 orang dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penurunan terjadi di Afrika (-14 orang) dan Oceania (-2 orang), peningkatan terjadi di Asia (+41 orang), Amerika (+35 orang) dan Eropa (+15 orang) .

Pelaku Hidup Bakti

Jumlah biarawan menurun untuk keempat kali berturut-turut sebanyak 1.604 orang menjadi 52.625 orang. Penurunan terjadi di semua benua: di Afrika (-50 orang), Amerika (-503 orang), Asia (-373 orang), Eropa (-614 orang) dan Oseania (-64 orang). Bahkan tahun ini ada penurunan biarawati sebesar 10.885 orang menjadi 659.445 orang. Peningkatan tercatat di Afrika (+943 orang) dan Asia (+533 orang), penurunan tercatat di Amerika (-3.775 orang), Eropa (-8.370 orang) dan Oseania (-216 orang).

Lembaga sekuler

Lembaga sekuler laki-laki berjumlah 618 buah, mengalami penurunan 79 buah. Pada tingkat benua, ada peningkatan di Afrika (+2 buah) dan Asia (+4 buah), sementara penurunan terjadi di Amerika (-77 buah), dan Eropa (-8 buah), Oseania tidak berubah juga tahun ini. Lembaga sekuler perempuan menurun sebanyak 459 buah menjadi 22.400 buah. Hanya meningkat di Afrika (+113 buah), sementara penurunan tercatat di Amerika (-33 buah), Asia (-35 buah), Eropa (-502 buah) dan Oseania (-2 buah).

Misionaris awam dan katekis

Jumlah misionaris awam di seluruh dunia sebanyak 354.743 orang, dengan peningkatan keseluruhan 2.946 orang khususnya di Amerika (+4.728 orang) dan Afrika (+759 orang). Penurunan tercatat di Asia (-1.569 orang), Eropa (-921 orang) dan Oseania (-55 orang). Katekis di seluruh dunia menurun sebanyak 36.364 orang menjadi 3.086.289 orang. Peningkatan tercatat hanya di Afrika (+10.669 orang). Penurunan tercatat di Amerika (-20.407 orang), Asia (-12.896 orang), Eropa (-13.417 orang) dan Oseania (-313 orang).

Seminari Tinggi

Jumlah seminari tinggi, diosesan dan nondiosesan, menurun sebanyak 683 buah, menjadi 116.160 buah. Peningkatan terjadi di Afrika (+1.455 buah) dan di Asia (+9 buah), sementara terjadi penurunan di Amerika (-1.123 buah), Eropa (-964 buah) dan Oseania (-60 buah). Seminari tinggi diosesan berjumlah 71.117 buah (+999 buah) dan seminari tinggi nondiosesan berjumlah 45.043 buah (-1.682 buah). Seminari tinggi diosesan meningkat di Afrika (+1.059 buah), Amerika (+16 buah) dan Asia (+310 buah). Penurunan terjadi di Eropa (-381 buah) dan Oseania (-5 buah). Seminari tinggi nondiosesan hanya meningkat di Afrika (+396 buah), sementara menurun di Amerika (-1.139 buah), Asia (-301 buah), Eropa (-583 buah) dan Oseania (-55 buah).

Seminaris Menengah

Jumlah seminari menengah, diosesan dan nondiosesan, menurun 2.735 buah menjadi 101.616 buah. Penurunan terjadi di semua benua: Afrika (-69 buah), Amerika (-1.299 buah), Asia (-871 buah), Eropa (-581 buah), Oseania (-5 buah). Seminari menengah diosesan berjumlah 78.369 buah (-1.729 buah) dan seminari menengah nondiosesan berjumlah 23.247 buah (-1.006 buah). Jumlah seminari menengah diosesan meningkat di Afrika (+ 236 buah) dan Oseania (+7 buah). Penurunan di Amerika (-684 buah), Asia (-988 buah), Eropa (-300 buah), seminaris menengah nondiosesan meningkat jumlahnya hanya di Asia (+207 buah), sementara penurunan di Afrika (-305 buah), Amerika (-615 buah), Eropa (-281 buah) dan Oseania (-12 buah).

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved