Caleg Golkar Sulut Jualan Jokowi: Rebut Coattail Effect Petahana

Elektabilitas capres petahana Joko Widodo tak banyak berpengaruh untuk mendongkrak elektabilitas Partai Golkar di Pemilu Serentak 2019.

Caleg Golkar Sulut Jualan Jokowi: Rebut Coattail Effect Petahana
RYO NOOR
Pelantikan Golkar Sulut 

Efek ekor jas dapat diartikan, bagaimana sosok yang diusung saat pilpres bisa mendongkrak perolehan suara pada pemilihan anggota legislatif. Keduanya mengusung calon presiden dari internal partai. PDI-P mengusung kadernya Jokowi, sementara Gerindra mengusung Ketua Umum Prabowo Subianto.

"Tak semua partai politik akan mendapat berkah atau insentif elektoral dari capres. Partai yang terasosiasi kuat dengan capres lah yang mendapatkan berkah maksimal," sambung dia.

Rolando Lombok
Rolando Lombok (ISTIMEWA)

Gerindra Nikmati Berkat
Elektoral Prabowo

Wwakil Ketua DPC Partai Gerindra Manado, Rolando Lombok mengatakan, Prabowo Subianto merupakan satu-satunya ketua umum partai yang maju di Pilpres. Tentu coattail effect akan berpengaruh ke Gerindra. "Pasti elektabilitas para caleg Gerindra terkatrol," kata dia kepada tribunmanado.co.id, Minggu kemarin.

Menurut Lombok, para penyuka Prabowo pastinya condong memilih caleg Gerindra. Ungkap dia, setiap caleg Gerindra punya berkat elektoral Prabowo. "Tinggal bagaimana mereka bisa menggunakannya," kata dia.

Berbekal berkat elektoral itu, Lombok yakin partai Gerindra bisa menyabet kursi Ketua DPRD Manado.
"Target kami 8 hingga 10 kursi," kata dia. Lombok meyakini nilai elektoral Prabowo di Manado tetap tinggi.
Banyak kawanua yang mengidolakannya.
"Prabowo berdarah Manado, Sandiaga berdarah Gorontalo. Ini merupakan pasangan serasi bagi warga Sulut," ujar dia. (art)

Sejumlah partai pendukung tak semata mengandalkan faktor elektabilitas Prabowo untuk meraup dukungan bagi caleg. Seperti Partai Berkarya Sulut. Partai ini mengandalkan figur, strategi serta isu.

Sekretaris Partai Berkarya Sulut Paulus Pangau kepada tribunmanado.co.id, beberapa waktu lalu menyatakan partainya memasang figur yang sudah dikenal masyarakat. "Mereka adalah calon jadi," kata dia.

Dikatakan Pangau, partainya menggembleng para caleg dengan sejumlah kemampuan, salah satunya cara
meraup pemilih milenial.

Untuk itu, Berkarya menggelar pembekalan caleg.
"Mereka diajar tenaga ahli bagaimana cara memikat pemilih milenial," kata dia.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved