Derita Keluarga Hans

Belajar Toleransi dari MCK Hans

Manado tegang sepanjang Selasa lalu saat massa adat Minahasa menghadang kedatangan dua Habib di Bandara Sam Ratulangi.

Belajar Toleransi dari MCK Hans
MCK Komunal Kelurahan Tumumpa, Lingkungan VI, Kecamatan Tuminting. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  Manado tegang sepanjang Selasa lalu saat massa adat Minahasa menghadang kedatangan dua Habib di Bandara Sam Ratulangi.

Namun tak terjadi konflik.

Fondasi kerukunan warga terlampau kuat.

Baca: Derita Keluarga yang Tinggal di Toilet, Tak Dapat Raskin dan Tak Masuk PKH, Sekarang Harus Bayar Ini

Salah satu bukti dari kokohnya fondasi itu adalah kehidupan keluarga Hans Kalare (63), di MCK Komunal Kelurahan Tumumpa, Lingkungan VI, Kecamatan Tuminting.

Warga sekitarnya yang berbeda suku dan agama tidak mempersoalkan keberadaan keluarga Hans di MCK itu.

Para tetangga bahkan membantu keluarga Hans.

Baca: Derita Keluarga Tinggal di Toilet, Tidur Tak Nyaman, Anak Belajar di Toilet, Hingga Malu Jika Ibadah

"Kami sering membantu mereka," kata Selvi tetangga setempat.

Selvi mengaku prihatin dengan kondisi keluarga Hans.

Hans sakit-sakitan namun memaksa diri bekerja.

"Kadang ia tak kuat menaiki tangga menuju toilet, ia mengaku sesak napas, kami sering papah dia," kata dia.

Mina tetangga lainnya mengatakan tak ada alasan bagi dirinya keberatan MCK itu ditinggali keluarga Hans.

Baca: Kisah Sekeluarga Tinggal di Toilet, Tahan Dingin dan Hirup Bau Busuk, Hans Terkena Penyakit Paru

"Kami semua disini susah, kalau susah harus saling bantu," katanya.

Since Lalaki, istri Hans mengaku banyak dibantu tetangga.

"Tempat tidur ini pemberian tetangga," kata dia.
Ia mengaku sedapat mungkin tidak mengganggu warga yang menggunakan toilet. (art)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved