Paus Fransiskus Siap Berkunjung ke Pyongyang, tapi Kim Jong Un Lakukan Hal Ini

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengunjungi Vatikan pada Kamis (18/10/2018).

diolah tribun manado
Kim Jong-Un dan Paus Fransiskus 

TRIBUNMANADO.CO.ID  - Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengunjungi Vatikan pada Kamis (18/10/2018).

Dia juga berkesempatan bertemu langsung dengan Paus Fransiskus.

Dalam pertemuan itu, Moon menyampaikan pesan dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang berkeinginan menyambut pemimpin Gereja Katolik Roma itu di Pyongyang.

Menanggapi hal tersebut, Paus Fransiskus mengaku siap mengunjungi Korea Utara asalkan Kim Jong Un yang langsung mengirimkan undangan resmi.

Baca: Buku Terakhir Stephen Hawking: Tak Ada Waktu bagi Tuhan untuk Ada

"Ketika Presiden Moon bertanya kepada paus, apakah tidak apa-apa bagi Kim untuk mengirim undangan," kata juru bicara presiden Korsel, seperti diwartakan AFP.

"Paus bilang, 'Apa yang baru saja Anda katakan sudah cukup, namun akan lebih baik jika undangan resmi dikirim'," ujar juru bicara mengutip paus.

"Jika undangan sampai, saya pasti akan menanggapinya, dan saya bisa pergi," katanya menirukan ucapan Paus Fransiskus.

Paus Francis dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in berbincang di Vatikan pada Kamis (18/10/2018). (AFP/POOL/Alessandro Di Meo).
Paus Francis dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in berbincang di Vatikan pada Kamis (18/10/2018). (AFP/POOL/Alessandro Di Meo). ()

Dalam sebuah pernyataan, Vatikan memberikan apresiasi terhadap komitmen bersama untuk mendorong semua inisiatif guna mengatasi ketegangan di Semenanjung Korea.

"Saya dapat mengonfirmasi, undangan lisan telah disampaikan," kata juru bicara Vatikan Greg Burke, menanggapi pesan Kim Jong Un melalui Moon.

Sebagai informasi, belum pernah ada paus yang mengunjungi Korea Utara sebelumnya.

Yonhap News mengabarkan, pertemuan Moon dan Paus Fransiskus digelar secara tertutup dengan hanya ditemani seorang pastor Korea Selatan, Han Hyun-taek sebagai penerjemah

Baca: Seorang Jenderal Jadi Kambing Hitam Hilangnya Jurnalis Jamal Khashoggi

Moon mengucapkan terima kasih kepada paus atas dukungannya. Dia mengaku mengingat selalu pesan paus bahwa dialog merupakan satu-satunya solusi dalam berbagai konflik.

"Saya senang bertemu Anda. Saya mengunjungi Vatikan sebagai presiden, tapi saya juga seorang beriman dengan nama baptis Timoteo," ujar Moon.

Setelah mengadakan pertemuan selama setengah jam dengan paus, dia akan meninggalkan Italia menuju Brussels dan menghadiri KTT Pertemuan Asia-Eropa.

Editor: Aldi Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved