YouTube Down Pagi tadi, Ini Video Pertama yang Diunggah Sang Pendirinya

Youtube sempat mengalami down atau tak bisa diakses pada Selasa (17/10/2018) hingga pukul 09.40 WIB

YouTube Down Pagi tadi, Ini Video Pertama yang Diunggah Sang Pendirinya
kolase Newyorktimes/ist
Jawed Karim dan Youtube 

TRIBUNMANADO.CO.ID -- Youtube sempat mengalami down atau tak bisa diakses pada Selasa (17/10/2018) hingga pukul 09.40 WIB

Ketika Anda mengetik kata kunci untuk mengakses Youtube.com, maka akan muncul halaman kosong.

Jika biasanya beberapa video yang sering ditonton atau yang telah di-subscribe akan muncul, namun galat yang terjadi pada Youtube membuat para pengakses kesulitan.

Baca: Cinta Terlarang Rini Puspitawati, Model Cantik dengan Kontraktor Berakhir Petaka

Pada pukul 09.40 WIB, Youtube sudah kembali normal.

Youtube sendiri diketahui sebagai referensi untuk melihat berbagai video dari seluruh dunia.

Lantas siapakah pencipta Youtube sampai-sampai ketika Youtube tak bisa diakses menjadi trending topik nomor satu di Twitter #YoutubeDown?

Laman Youtube tidak bisa diakses
Laman Youtube tidak bisa diakses (Youtube.com)

Ternyata ada tiga pendiri Youtube, diantaranya Steve Chen, Chad Hurley, dan Jawed Karim.

Salah satu diantara ketiga pendiri Youtube ini adalah seorang muslim, siapa lagi kalau bukan Jawed Karim.

Yuk kita kenalan dengan Jawed Karim, yang berhasil mengubah dunia dengan ide-ide cemerlangnya mendirikan situs khusus melihat berbagai video.

Melansir dari New York Times edisi 12 Oktober 2006, Jawed Karim lahir di Jerman Timur pada tahun 1979.

Keluarganya pindah ke Jerman Barat tahun 1980 dan pindah ke Saint Paul, Minnesota, Amerika Serikat, pada tahun 1992.

Ayahnya, Naimul Karim yang seorang keturunan Bangladesh adalah peneliti di 3M.

Ibunya, Christine Karim adalah asisten profesor penelitian biokimia di University of Minnesota.

Setelah lulus dari sekolah menengah, Jawed Karim memilih kuliah di Universitas Illinois di Urbana-Champaign.

Baca: Fakta Terbaru Tewasnya Haringga Sirla, Hasil Visum Ungkap Penyebabnya Meninggal

Alasan pemilihan universitas ini karena Universitas Illinois adalah sekolah tempat co-founder Netscape, Marc Andreessen, dan yang lainnya yang melahirkan browser Web populer pertama.

"Saya tidak ingin menjadi Marc Andreessen berikutnya, tetapi akan menyenangkan berada di tempat yang sama," kata Tuan Karim.

Rupanya, Jawed Karim ini sudah mempunyai minta besar terhadap teknologi.

Pada tahun 2000, justru keluar dari Universitas Illinois, hanya setahun pasca kuliah.

Jawed Karim hijrah ke Silicon Valley, di mana ia bergabung dengan PayPal.

Jawed Karim kemudian menyelesaikan gelar sarjana dengan mengambil beberapa kursus online di Santa Clara University.

Di PayPal inilah, Jawed Karim bertemu dengan Steve Chen dan Chad Hurley yang kemudian bekerja sama ciptakan situs Youtube.com.

Ketika PayPal dibeli oleh eBay seharga USD 1,5 miliar pada 2002, Jawed Karim dan dua temannya ini banyak berbicara untuk mendirikan perusahaan sendiri.

Akhirnya, pada awal 2005, Jawed Karim dan kedua temannya ini kompak meninggalkan PayPal.

Jawed Karim dan dua temannya ini sering bertemu larut malam untuk sesi brainstorming di Max's Opera Café, dekat Stanford.

Terkadang mereka bertemu di rumah Chad Hurley di Menlo Park atau di apartemen Jawed Karim di Sand Hill Road, di jalan dari Sequoia Capital.

Apartemen Jawed Karim inilah yang kelak menjadi firma ventura pendukung keuangan YouTube.

Pada masa-masa awal itu, Karim kerap mendokumentasikan pertemuan ketiganya lewat sebuah video.

Domain www. youtube.com diaktifkan pada 14 Februari 2005, lalu situsnya dikembangkan dalam beberapa bulan setelahnya.

Pada masa-masa awalnya, YouTube beroperasi sebagai perusahan startup yang didanai oleh Sequoia Capital.

Kantornya ada di lantai di atas sebuah restoran pizza di San Mateo, California.

Video pertama di Youtube ini juga bahkan diunggah oleh Jawed Karim.

Pada 13 tahun silam, tepatnya 23 April 2005, Jawed Karim, mengunggah video pertama ke situs Youtube.

Video unggahan Karim berupa klip pendek berjudul “Me at the Zoo (Saya di Kebun Binatang)”.

Upload dilakukan melalui akun miliknya yang bernama “jawed”. Tayangan video bersejarah ini memiliki durasi 19 detik.

Di dalam video tampak Karim berdiri di depan kandang gajah. Dia tampak terkesima dengan belalai gajah yang disebutnya “sangat, sangat panjang”.

Terlihat bahwa video masih direkam menggunakan aspect ratio non-widescreen yang umum ketika itu. Akibatnya ada bidang kosong berwarna hitam di sisi kanan dan kiri video (pillarboxing).

Dalam waktu singkat setelah debutnya tiga belas tahun lalu, YouTube tumbuh pesat.

Bedasarkan informasi yang dirangkum KompasTekno dari LA Times, Senin (23/4/2018), pada Juli 2006 YouTube sudah mencatat sebanyak 65.000 video diunggah ke situsnya setiap hari.

Meski belum mencatat untung, popularitas YouTube yang mulai melejit membuatnya dilirik oleh raksasa-raksasa teknologi.

Salah satunya adalah Google yang kemudian mengakuisisi YouTube pada Oktober 2006 senilai 1,65 miliar dollar AS dalam bentuk saham.

YouTube pun kini berstatus sebagai salah satu anak usaha Google yang paling dikenal, di bawah kepemimpinan CEO Susan Wojcicki.

Akibat akuisisi tersebut, membuat Jawed Karim menerima 137.443 lembar saham yang pada saat itu bernilai lebih dari USD 64 juta.

Angka tersebut bisa dibilang terpaut cukup jauh dengan dua koleganya.

Pasalnya, Hurley mendapat 694.087 lembar saham yang memiliki nilai lebih dari USD 345 juta.

Sedangkan Chen menerima 625.366 lembar saham dengan nilai lebih dari USD 326 juta.

Dari video kebun binatang sederhana, YouTube kini telah menjelma jadi platform raksasa yang melahirkan banyak bintang, entah musisi, vlogger, hingga reviewer dan prankster.

Menurut keterangan Google, jumlah pengguna yang terdaftar di YouTube kini mencapai 1,5 miliar yang tersebar di 90 negara. Setiap menitnya ada 400 jam video yang diunggah ke YouTube, dengan total 576.000 jam per hari.

TAUTAN AWAL: http://bogor.tribunnews.com/2018/10/17/youtube-sempat-down-ini-video-pertamanya-diunggah-sang-pendiri-jawed-karim-yang-seorang-muslim?page=all

Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved