Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tahu Gak Sih? Inilah Alasan Kenapa Perempuan Lebih Sering Migrain

Faktor migrain ditengarai oleh adanya hormon estrogen pada perempuan itulah sebabnya kenapa para perempuan lebih sering mengalami migrain

Editor:
Internet
Ternyata perempuan lebih sering mengalami migrain dibanding laki-laki 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Pernahkah kalian mengalami migrain atau sakit kepalasebelah?

Tak dipungkiri sebagian dari kita mungkin sering mengalaminya.

Tapi tahukah kamu, ternyata perempuan lebih mudah terkena migrain dibandingkan laki-laki!

Melansir dari Nova.grid.id dari Elite Daily faktor migrain ditengarai oleh adanya hormon estrogen pada perempuan.

Selain berfungsi sebagai pengatur siklus mestruasi, menjaga suhu tubuh hingga mengatur produksi kolesterol dan kolagen, terlalu banyak estrogen pada perempuan mampu menjadikannya bumerang pada otak.

Hal inilah yang menyebabkan perempuan lebih sering migrain dibandingkan laki-laki.

Marcela Magda Popa, M.D, seorang dokter menjelaskan ada berbagai macam sensasi sakit kepala sebelah.

Ada yang berlangsung satu hingga 72 jam, bahkan ada juga yang disertai dengan mual dan muntah.

Terlebih lagi, imbuhnya, aktivitas fisik seperti menaiki tangga saja bisa mengakibatkan sakit kepala tersebut lebih parah.

“Migrain biasanya terjadi pada usia awal remaja di mana perempuan tiga kali lebih rentan alami migrain daripada pria,” tandasnya.

Di samping itu, Migraine Research Foundation's tercatat sebanyak 28 juta dari 38 juta orang Amerika yang menderita migrain adalah wanita.

Meskipun tidak semua migrain bersifat hormonal, teori bahwa estrogen adalah alasan mengapa wanita memiliki lebih sering migrain daripada pria telah diperbincangkan berkali-kali.

Temuan lainnya, testosteron pada pria ternyata mampu mengurangi gejala migrain yang terjadi.

Migrain pada perempuan juga biasa terjadi saat perempuan mengalami menstruasi.

Yuk, kita lebih peduli dengan kondisi tubuh.

Jika migran semakin parah, cobalah untuk konsultasikan pada dokter ya.

Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved