Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Polisi Pastikan Korban Pemerkosaan di Makassar Merupakan Korban Gempa dari Palu

Kepala Polsekta Biringkanaya, Kompol Anugraha, memastikan, korban pemerkosaan tiga pemuda di Makassar adalah korban bencana dari Kota Palu

Editor: David_Kusuma
ISTIMEWA
ILUSTRASI 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MAKASSAR - Kepala Polsekta Biringkanaya, Kompol Anugraha, memastikan, korban pemerkosaan tiga pemuda di Makassar adalah korban bencana dari Kota Palu.

Namun apakah korban terdata atau tidak, polisi masih melakukan pengecekan di Asrama Haji, Sudiang, Makassar.

“Pengungsi dari Sulteng ke Makassar secara resmi ditangani Pemerintah Provinsi Sulsel ditampung di Asrama Haji, Sudiang, Makassar. Korban apakah terdata atau tidak, kita akan cek. Karena lokasi korban berada di luar Asrama Haji Sudiang dan berada di kompleks BPS,” katanya, Selasa (16/10/2018).

Nugraha mengungkapkan, banyak korban pengungsi bencana di Sulteng yang berada di Kota Makassar tidak terdeteksi.

Sebab, banyak pengungsi enggan masuk ke asrama haji dan memilih langsung ke rumah keluarganya di Kota Makassar.

“Jalur pengungsian kan banyak, ada lewat udara, laut, dan darat. Kita belum tahu korban ini lewat mana mengungsi. Karena banyak orang mengungsi lewat jalur darat juga,” tandasnya.

Berita sebelumnya, seorang pengungsi korban bencana Sulteng, SH (7), siswa kelas 1 SD diperkosa tiga pemuda di tempat pengungsiannya di Makassar.

Seorang dari tiga pelaku berhasil diringkus. Ia bernama I (14) warga Makassar. Sedangkan dua lainnya diketahui warga Kabupaten Maros, Sulsel. Keduanya masih dalam proses pencarian.

Berita di tribunmanado.co.id ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Pastikan Korban Pemerkosaan di Makassar adalah Korban Gempa Palu"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved