Gempa Sulteng

(VIDEO) Jembatan Ponulele Palu Masih Jadi Daya Tarik Masyarakat

Saat ini ada beberapa coretan cat semprot tertulis "Saksi Bisu Tsunami dan Pray for Palu #Palu Kuat" terlihat di dinding jembatan.

Bila berada di Jembatan Kuning, kita bisa melihat pemandangan pegunungan di sisi barat dan Pantai Talise di bagian utaranya.

Karenanya, bagi para wisatawan yang datang ke ibukota Provinsi Sulawesi Tengah ini seolah belum lengkap bila tak melihat Jembatan Kuning.

"Ini memang menjadi ikon Palu. Banyak warga yang berhenti di jembatan ini untuk berfoto-foto melihat pemandangan yang ada," kata Bayu, Kamis (11/10/2018).

Dibawah jembatan sepanjang 300 meter ini adalah Sungai Palu yang airnya mengalir menuju Pantai Talise yang menjadi lokasi wisata di kota ini.

Bayu menuturkan biasanya masyarakat memadati Jembatan Kuning pada sore hingga malam hari.

"Kalau malam itu lampunya berwarna warni sehingga pemandangan sangat indah dan cocok untuk foto-foto," ucap Bayu.

Selain keindahan tersebut, ada hal unik lain yang melekat dengan Jembatan Kuning ini.

Nugratma, warga Palu lainnya, menyebut kalau Jembatan Kuning menjadi tempat untuk menunggu kemunculan buaya kalung ban yang kerap terlihat di sana.

Dikatakannya, buaya kalung ban adalah seekor buaya muara yang di lehernya dikalungi ban motor oleh orang tak bertanggungjawab sehingga penampilan hewan predator itu berbeda dengan yang lainnya.

"Buaya kalung ban itu memang sering terlihat dari Jembatan Kuning ini. Sekarang warga sini sudah menganggapnya sebagai ikon di sini karena memang unik dan sudah dikenal," kata Nugratma.

Halaman
123
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved