Senin, 11 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

(VIDEO) Diduga Kena Peluru Nyasar Milik Polisi, Tukang Parkir di Palembang Tewas

Penembakan terjadi di Jalan KH Azhari Lorong Al Kautsar 7 Ulu, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (08/10/2018).

Tayang:
Editor: Alexander Pattyranie

TRIBUNMANADO.CO.ID - Diduga Kena Peluru Nyasar Milik Polisi, Tukang Parkir di Palembang Tewas

Ariansyah (23), juru parkir di Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel), meninggal diduga terkena peluru nyasar polisi di sekitar rumahnya.

Melansir Kompas.com, penembakan terjadi di Jalan KH Azhari Lorong Al Kautsar 7 Ulu, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (08/10/2018).

Saat itu Polsek Pemulutan tengah melakukan penggerebekan terhadap S, tersangka pembunuhan di Pemulutan, Ogan Ilir, Sumsel beberapa waktu lalu.

Saat penggerebekan, S sedang bersama tiga rekannya, termasuk Ari.

Namun, S berhasil melarikan diri saat polisi melakukan pengejaran dan mengeluarkan tembakan peringatan ke udara.

Polisi pun melakukan penyisiran setelah buronannya kabur.

Mereka hanya menemukan sebilah pisau yang diduga dibuang S.

Menurut warga setempat, terdengar lima kali tembakan dalam penggerebekan itu.

Tak lama kemudian, M Soleh Ahmad (66), paman Ari, mendengar kabar bahwa keponakannya bersimbah darah di lokasi kejadian.

"Ada yang kasih tahu ke saya jika ada yang kena tembak di lapangan, kondisinya berdarah di leher. Setelah ke sana, ternyata keponakan saya," kata Soleh.

Soleh lantas melapor ke Polresta Palembang atas kasus tertembaknya sang keponakan.

"Tadi subuh itu ada polisi dari Pemulutan penggerebekan di sana. Tidak tahu kasus apa, memang ada tembakan lima kali, satu peluru kena keponakan saya di leher, langsung tewas di tempat," ujarnya.

Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang dr Indra Sakti mengatakan, ada peluru bersarang di leher kiri korban.

"Ada di leher kiri (proyektil), tapi tidak tembus mungkin tembakan dari jauh. Pelurunya sudah diangkat," kata Indra.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved