Sabtu, 16 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Yanuar, Petugas Damkar Palu, Peringatannya Sempat Tak Dipercaya, Ini Kisahnya

Gempa bermagnitudo 7,4 yang disertai tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, masih menyisakan trauma mendalam

Tayang:
Editor: Aldi Ponge
Kompas.com/Cynthia Lova
Yanuar, petugas Damkar Palu di Perumnas BTN, Balaro, Sulawesi Selatan, Kamis (4/10/2018) 

"Saya gandeng saja, tak bawa lari bareng," ujar dia. 

Saat itu, Yanuar melihat mobil saling bertabrakan. Ia juga kebingungan mencari jalan keluar untuk menyelamatkan diri.

Keajaiban doa

Di tengah kebingungannya, ia berdoa agar selamat dari bencana ini.

Setelah ia berdoa, tiba-tiba saja seorang karyawan Palu Grand Mall (PGM) lewat di depannya dengan motor.

"Semua kebingungan cari jalan keluar karena mobil sudah pada saling tabrak. Saya langsung memberhentikan motornya dan mengajaknya cari jalan keluar bersama," kata Yanuar. 

Setelah Yanuar menemukan jalan keluar, ia langsung membawa karyawan PGM dan anak tetangganya ke kantor Dinas Pemadam Kebakaran Palu.

Baca: 3 Fakta di Balik Penemuan Jasad Atlet Paralayang Asal Korsel di Reruntuhan Hotel Roa Roa Palu

Setelah itu, Yanuar langsung menerima informasi untuk mengevakuasi korban gempa tsunami di Perumahan Nasional BTN, Jalan Balaroa, Palu, Selawesi Selatan.

"Setelah saya drop anak tetangga saya dan teman saya itu, saya langsung meluncur untuk evakuasi korban di Perumnas ini karena saya dengar perumahan ini sudah kena gempa tsunami dan tertiban lumpur lagi," ujarnya. 

Hingga Kamis ini, Yanuar masih berupaya mengevakuasi para korban gempa tsunami Palu Donggala di Perumnas Balaroa.

"Saya bersyukur masih selamat ya Allah bersyukur banget, maka dari itu saya berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan para korban yang memang belum terevakuasi,” tutur Yanuar menutup pembicaraan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Tags
Palu
damkar
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved