Data BNPB: Korban Tewas Capai 1.407 Orang
Untuk kedua kalinya, Presiden Jokowi meninjau langsung penanganan dampak gempa dan tsunami di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Untuk kedua kalinya, Presiden Jokowi meninjau langsung penanganan dampak gempa dan tsunami di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah. Dalam kunjungannya kali ini, Presiden memastikan komitmen dan gerak cepat pemerintah dalam penanganan pascabencana yang terjadi di Sulawesi Tengah.
"Yang paling penting itu adalah penanganannya yang cepat, yang segera menyelesaikan masalah-masalah yang ada di lapangan," kata Presiden.
Setibanya di Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri, Kota Palu, Jokowi pun langsung meninjau sejumlah daerah terdampak bencana. Mulai dari Kelurahan Petobo, Rumah Sakit Wirabuana, hingga Hotel Roa-Roa.
Selain itu, Presiden juga akan mengunjungi sejumlah hunian terdampak bencana dan juga lokasi pengungsian yang ada di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.
Memakai kemeja putih lengan panjang tergulung, celana jins biru dan sneakers hitam-putih, Presiden langsung meninjau rumah sakit darurat di area bandara.
Presiden menyapa satu per satu korban bencana yang terbaring di tandu milik TNI. Beberapa korban yang menyadari kehadiran Jokowi mencoba bangun dari pembaringan. Namun Jokowi mencegahnya. "Sudah, sudah, enggak apa-apa tidur saja," ujar Jokowi sambil menyalami.
Jokowi bertanya beberapa hal kepada para korban mulai dari asal hingga apa hal yang paling dibutuhkan mereka. Presiden pun memastikan akan berupaya memenuhinya "Sabar, satu per satu ya," ujar Jokowi.
Dalam kunjungannya itu, Presiden Jokowi sempat berbincang dengan seorang anak laki-laki. Dalam tayangan Kompas Siang kemarin, tampak Jokowi mengajak seorang anak laki-laki ke mobilnya.
Saat itu, Jokowi memberikan kue kepada anak laki-laki itu. Kemudian terdengar, Jokowi meminta kepada anak kecil itu untuk tetap sekolah dan belajar. "Nunggu di rumah, nanti besok sekolah belajar yah, yang pinter yah," ucap Jokowi.
Anak laki-laki itu pun lantas menjawabnya. Anak laki-laki itu mengatakan bahwa gedung sekolahnya hancur. "Gak bisa, sekolah rusak," jawabnya.
"Iya nanti sekolahnya diperbaiki dulu," sambung Jokowi. Selain itu, Presiden Jokowi pun meminta para pelaku usaha di wilayah terdampak bencana di Sulawesi Tengah untuk kembali beraktivitas. Presiden Jokowi ingin aktivitas ekonomi berjalan.
"Kita butuhkan titik-titik ekonomi, baik pasar, toko agar diimbau untuk buka kembali sehingga aktivitas ekonomi bergerak kembali," ujar Presiden Jokowi saat meninjau Kelurahan Petobo, Sulteng kemarin.
Presiden Jokowi mengatakan, dirinya sudah mengintruksikan Polri dan TNI untuk berjaga di lokasi-lokasi usaha. Ia menegaskan sudah tidak ada lagi penjarahan.
Di sisi lain, Jokowi menjelaskan, pemerintah sudah membicarakan opsi relokasi warga yang terkena dampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Jokowi mengaku membicarakan opsi itu dengan Gubernur Sulteng Longki Djanggola dan bupati setempat saat mengunjungi wilayah Petobo.
Jokowi mengatakan, rencananya warga yang berada di daerah rawan gempa akan direlokasi ke wilayah yang aman dari gempa. "Tapi warga diajak bicara agar bisa dipindahkan ke tempat lain," ujar Presiden Jokowi seusai melihat dampak gempa di wilayah Petobo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/gempa-palu_20181003_164724.jpg)