Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prediksi Rupiah: Masih Rentan

Jelang pengumuman hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC), kurs rupiah bergerak sideways.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
afp
Rupiah dan Dollar AS 

KOSPI* 2,339.17 0.68

Sumber: Bloomberg, BEI per 26/09/2018
Catatan: * per 21/09/2018
** per 25/09/2018

Pergerakan IHSG
Pergerakan IHSG (kontan)

IPO Natura City Kelebihan Permintaan

Proses penawaran (bookbuilding) initial public offering (IPO) PT Natura City Developments telah tuntas. IPO anak usaha PT Sentul City Tbk (BKSL) tersebut mengalami kelebihan permintaan atawa oversubscribed sebanyak 60 kali.

Itu penawaran terbaik setelah perusahaan ini menetapkan harga pelaksanaan Rp 120 per saham. "Sehingga, kami memutuskan untuk melakukan penawaran pada jumlah maksimum," ujar Denny Saliman, VP Investment Banking Danatama Makmur Sekuritas, Rabu (26/9).

Natura melepas 2,6 miliar saham, atau setara 49,15% dari modal ditempatkan disetor penuh. Dengan harga pelaksanaan yang mendekati batas bawah harga penawaran itu, maka perusahaan meraup dana segar Rp 312 miliar. Sebelumnya, Natura menawarkan saham barunya di kisaran Rp 110-Rp 140 per saham.

Bersamaan dengan IPO tersebut, Natura juga merilis 975 juta waran. Adapun harga pelaksanaan waran sebesar
Rp 150 per waran.

Artinya, Natura juga bakal meraup Rp 146,25 miliar dari penerbitan instrumen pemanis IPO tersebut. Masa konversi waran dilakukan mulai 28 Maret 2019 hingga 27 September 2021.

Dana hasil IPO akan digunakan untuk pembayaran kewajiban sehubungan dengan pengembangan usaha, tambahan perolehan tanah, dan modal kerja. Natura bakal mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) jelang akhir pekan ini, Kamis (27/9), dengan kode saham CITY.

Selain Natura, proses IPO PT Garudafood Putra Putri Jaya juga telah memasuki tahapan akhir. Sayang, manajemen Garudafood belum bersedia mengungkapkan bagaimana hasil bookbuilding.

Produsen makanan ringan Gery Chocolatos tersebut berniat melepas sekitar 762,84 juta saham atau setara 10,43% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dari jumlah tersebut, sebanyak 727,84 juta saham bakal dikonversi sebagai mandatory convertible nond (MCB).

Harga penawarannya berada pada rentang Rp 1.100-Rp 1.400 per saham. Artinya, perusahaan berpeluang mengantongi dana Rp 839,13 miliar-Rp 1,07 triliun dari IPO.  (Elisabeth Lisa/Jane Aprilyani/Disa Ayulia Agatha/Anna Maria Anggita Risang)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved