Breaking News
Sabtu, 30 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Demokrat Nonaktifkan Roy Suryo: Kantor Demokrat Digeruduk Pendemo Berpanci

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengungkapkan pihaknya resmi menonaktifkan Roy Suryo dari posisi wakil ketua

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBEL
Roy Suryo 

Kantor Demokrat Digeruduk Pendemo Berpanci

Dengan menggunakan topeng wajah Roy Suryo, sekelompok anak muda mengatasnamakan Garda Nasional untuk Rakyat (GNR) menggelar unjuk rasa di depan kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat kemarin.

Ada juga bagian dari pendemo tersebut yang mengenakan panci, ember hingga penutup meja makan di kepala.

Sebuah panduk pendemo bertuliskan, "Kembalikan Pompa Air, Antena, Kasur dan Perabotan Kami, dll. Aset Kemenpora di Tangan Roy Suryo'.

Massa yang berkumpul sejak pukul 14.00WIB tersebut, menuntut Roy Suryo segera mengembalikan barang milik negara yang diduga dibawa Roy Suryo usai tak menjabat sebagai Menpora pada akhir 2014.

"Roy Suryo tidak berhak memakai aset negara,  karena mantan menpora. Kita melihat pejabat banyak melanggar hukum, Roy Suryo tidak berhak menggunakan aset negara," ujar Sekjen GNR, Ucok Khoir.

Massa menuntut Partai Demokrat yang menaungi pakar telematika itu untuk bertanggung jawab terhadap masalah Roy Suryo ini. "Kami imbau agar Partai Demokrat bertanggung jawab sebagai partai naungan Roy Suryo dan secara bersama-sama mengembalikan barang ke Kemenpora," lanjut pernyataan GNR.

Diketahui, beredar di masyarakat dan viral di media sosial, surat bernomor 513/SET.BIII/V/2018 tertanggal 1 Mei 2018, di mana Kemenpora meminta Roy Suryo mengembalikan 3.226 unit barang milik negara.

Sampai hari ini Roy Suryo, belum juga menunjukan dan mengklarifikasi secara langsung soal kasus yang menjeratnya.

Disampaikan oleh Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum  Ferdinand Hutahaean, Partai Demokrat menghormati aspirasi masyarakat tersebut. "Kami Partai Demokrat menghargai dan menghormati aspirasi kawan-awan yang datang siang hari ini ke DPP Partai Demokrat untuj menyampaikan aspirasinya terkait dengan apa yang dituduhkan Kemenpora kepada Kadder kami Roy Suryo," kata Ferdinand. (tribun network/ryo/coz)

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved