(VIDEO) Detik-detik Gubernur Sumut Usir Demonstran Perempuan yang Pegang Kertas Kuning
Tak terdengar apa yang disebutkan demonstran tersebut, namun mantan Pangkostrad itu langsung meminta perempuan tersebut berdiri dan pulang.
Ia siap membela nelayan, jika ada nelayan yang ditangkap namun tak memiliki kesalahan.
"Tak mungkin polisi nangkap kalau kalian tak salah. Kalau tak salah kalian ditangkap, kalian ngomong ke saya," jelas Edy.
Edy meminta perwakilan demonstran untuk bertemu dengannya dan sisanya untuk pulang.
Namun hal ini kembali mendapat penolakan dari domonstran perempuan.
"Kami mau kepastian. Jangan mau pulang," ucap demonstran itu kepada rekannya.
"Kalau mau kepastian masuk ke dalam (Kantor Gubernur Sumut)," ucap Edy yang kembali dibalas dengan celutukan.
"Itu berarti bukan rakyat Sumatera Utara. Dari dulu Sumatera Utara itu patuh dan taat," tambah Edy.
Setelah menemui demonstran di luar Kantor Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi pun menggelar pertemuan dengan perwakilan nelayan di dalam Kantor Gubernur Sumut. (*)
Berita ini sudah dimuat Tribun Medan dengan judul Detik-detik Edy Rahmayadi Usir Demonstran Perempuan saat Menginterupsi Ucapannya