Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

BI Sudah Uji Coba Penerapan QR Code

Bank Indonesia (BI) terus mematangkan proses standardisasi aturan QR code untuk interkoneksi dan interoperabilitas teknologi.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Kompas.com
Bank Indonesia 

Sementara Nafan menganggap WTON menarik karena kinerjanya selalu naik. Walaupun rencana rights issue baru tahun depan, menurutnya tidak masalah, investor tetap bisa ambil bagian.
Nafan merekomendasikan buy saham IKAI dengan target jangka pendek Rp 180, jangka panjang sampai Rp 200. Untuk WTON, ia merekomendasikan buy dengan target harga jangka menengah panjang Rp 500 per saham. ?

WIKA Menambah Portofolio Bisnis Listrik

Sayap bisnis PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) terkembang semakin lebar. Emiten pelat merah ini juga menjelma sebagai perusahaan investasi, salah satunya di sektor ketenagalistrikan.

WIKA bakal mengakuisisi PT Ingako Energy, perusahaan yang mendapatkan izin prinsip dan lokasi untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Peusangan-4 di Provinsi Aceh. Pembangkit ini memiliki kapasitas produksi 120 megawatt (MW).

WIKA tidak sendirian. Hyundai Engineering & Construction Co Ltd, Korea South-East Power Corporation, serta Igis Asset Management juga bakal terlibat. WIKA akan mengakuisisi maksimal 25% saham Ingako. Sementara, Hyundai dan Korea Power masing-masing bakal mengakuisisi 30% dan 25%. Saham selebihnya, 20%, akan dikuasai oleh Igis.

Sayang, manajemen belum mengungkapkan nilai akuisisi tersebut. Yang jelas, WIKA bukan hanya sebagai investor, melainkan juga kontraktor, dengan nilai kontrak US$ 361 juta.

Lingkup pengerjaannya berupa pengerjaan engineering, procurement & construction (EPC), dengan tenggat waktu pengerjaan sekitar 60 bulan. "Akumulasi hingga Agustus 2018, kami sudah mengumpulkan kontrak baru senilai Rp 25,5 triliun," ujar Direktur Utama WIKA Tumiyana kepada KONTAN, Selasa (11/9).

Pada kesempatan berbeda, Direktur WIKA Novel Arsyad mengatakan, masuknya WIKA sebagai investor dalam PLTA Peusangan-4 telah tertuang dalam roadmap perusahaan 2018-2023. "Kami yakin Ingako akan mampu memenuhi semua persyaratan yang diminta oleh PLN yang akan menyerap tenaga listrik yang dihasilkan oleh PLTA-4 Peusangan. Dengan demikian penandatanganan kerjasama ini akan memberikan manfaat bagi WIKA dan investor lainnya," jelas Novel.

PLTA ini diharapkan dapat menjadi solusi terhadap keterbatasan tenaga listrik dan meningkatkan stabilitas beban puncak listrik pada sistem kelistrikan Aceh-Sumatra Utara. Investasi pada PLTA-4 Peusangan akan menambah portofolio WIKA di sektor ketenagalistrikan. Saat ini, investasi WIKA pada sektor ketenagalistrikan telah diisi oleh PLTD Bali 50 MW, PLTG Borang 60 MW, PLTMG Rengat 20 MW, dan PLTMG Rawa Minyak 25 MW.  (Dityasa Hanin Fordanta/Galvan Yudistira/Auriga Agustina)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved