Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Konser Musik Tradisional Yubileum Spektakuler

Konser musik tradisional dalam rangka Yubileum 150 tahun di wilayah Keuskupan Manado, Senin (10/09/2018) berlangsung spektakuler.

Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUN MANADO/DAVID MANEWUS
Penampilan Penari dari Gorontalo. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Konser musik tradisional dalam rangka Yubileum 150 tahun Gereja Katolik kembali, tumbuh dan berkembang di wilayah Keuskupan Manado, Senin (10/09/2018) berlangsung spektakuler.

Semua kevikepan menampilkan budaya asli daerah mereka masing-masing yang dilangsungkan di Aula Keuskupan Manado, Sulawesi Utara.

Kegiatan dimulai dengan Tarian Tetengkoren Sanggar Ma'zani.

Dilanjutkan dengan Kawasaran Meresi U Lesar.

Lalu ada doa yang dilakukan dalam bentuk lagu "Opo Wana Natas" (ciptaan Yohanis Ngangi).

Itu diiringi Musik Bambu Klarinet Stasi Koha.

Penampilan kemudian ialah SMA Rex Mundi Manado  dengan Ma'kamberu (seni Maengket Babak I).

Dilanjutkan Tari Tumantenden (Pastor Paroki Santo Antonius Airmadidi).

SD Katolik Rumengkor lalu tampilkan Tari Katrili.

Tarian Tari Jajar OMK Kevikepan Tomohon tampil berikutnya.

Kevikepan Nusa Utara lalu menampilkan Tari Ampat Wayer dan Tari Garis Dobol.

Kevikepan Luwuk Banggai menampilkan Tari Dero.

Sanggar Ma'zani setelah itu tampil lagi dengan Kolintang "Baka-baka Sambunyi".

Tari WKRI Paroki Bunda Hati Kudus Yesus Woloan, Taro Saronde OMK Paroki Santo Kristoforus Gorontalo dengan Pajongge Dancer, tampil kemudian.

Sanggar Ma'zani kembali ada dengan musik Makaaruyen "Sesa ni opo Empung".

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved