Renungan Tahun Baru Islam
Pentingnya Waktu
Dalam beberapa ayat Alquran, Allah telah bersumpah dengan waktu sehingga mengindikasikan betapa pentingnya waktu dalam dimensi kehidupan manusia.
Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Alexander Pattyranie
Khalifah Umar berharap esok pagi ia bisa lebih segar sehingga urusan bisa diselesaikan dengan baik.
Tapi, sebuah ucapan tak terduga tiba-tiba menyentak kesadaran sang Khalifah.
Warga itu mengatakan, “Wahai Khalifah Umar, apakah kamu yakin akan tetap hidup esok pagi?”
Mendengar ucapan itu Umar pun langsung beristighfar.
Saat itu juga, ia menerima kunjungan warga itu.
Ya, menganggap remeh sebuah ruang waktu sebenarnya kita sedang membuang sebuah kesempatan kalau pergi.
Kesempatan itu tidak akan kembali, Ia akan pergi bersama berlalunya waktu.
Pergantian tahun adalah peristiwa biasa, dan sejatinya harus dijadikan momentum sejenak untuk sekedar melihat ke belakang dan mensyukuri anugerah Allah yang luar biasa di hari-hari yang lalu.
Memasuki tahun baru pun berarti nominal umur kita berkurang lagi setahun.
Dan pertanyaannya, sudahkah kita memanfaatkan kesempatan dan modal waktu yang diberikan oleh Allah SWT di tahun 1439 Hijriyah dengan sebaik-baiknya?
Kalau belum, mari jadikan pergantian tahun Hijriyah ke tahun 1440 Hijriyah ini dengan tekad untuk memanfaatkan sisa umur kita untuk beribadah dan mengabdi kepada sang Khalik dengan sebaik-baiknya.
Subhanallah, Maha Suci Allah yang telah menggantikan malam dengan siang dan sore pun menyongsong malam.
Hari berlalu menyusun pekan. Hitungan bulan-bulan pun membentuk tahun.
Tanpa terasa, pintu ajal kian menjelang.
Sementara, peluang hidup tak ada siaran ulang dan telah seberapa besar bekal amal untuk "pulang ke kampung halaman sesungguhnya", akan selalu menghantui kita sepanjang hidup jika perjalanan waktu tak berbuah kebaikan sedikitpun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/hi-jusuf-danny-pontoh_20180910_173007.jpg)