Meninggalnya Rapper Mac Miller, Label Rekaman dan Keluarga Mengkonfirmasi Kabar Tentang Ini
Mac Miller meninggal dunia, beredar kabar bahwa mantan kekasih Ariana Grande ini mengalami overdosis, namun belum ada kepastian tentang penyebabnya
TRIBUNMANADO.CO.ID - Rapper, Mac Miller meninggal dunia pada Jumat (7/9/2018) kemarin.
Pada berita sebelumnya yang dilansir dari Grid.ID, belum ada kepastian mengenai penyebab kematian rapper tersebut.
Namun beredar kabar bahwa mantan kekasih Ariana Grande ini mengalami overdosis.
Sebelum menghela napas terakhirnya, rapper usia 26 tahun ini sempat merilis album studio kelimanya bertajuk Swimming pada bulan lalu.
Selain itu Mac Miller juga direncanakan bakal melaksanakan tur yang dijadwalkan bulan Oktober tahun ini.
Dilansir dari Grid.ID dari Cosmopolitan, pihak keluarga dan label rekaman pun tidak banyak memberikan keterangan mengenai penyebab kematian Mac Miller.
Keluarga hanya memberikan konfirmasi singkat mengenai kematian Mack Miller melalui Rolling Stone kemarin.
"Malcolm McCormick, atau yang akrab disapa fans Mac Miller, telah meninggal secara tragis pada usia 26 tahun."
"Ia adalah cahaya bagi keluarga, teman-teman dan para pengemarnya. Terima kasih untuk doa yang sudah diberikan, tolong hargai privasi kami," ujar seorang pihak keluarga.
Pada Jumat (7/9/2018) sore waktu setempat, Wakil Direksi Warner Bros Records, Tom Corson, juga memberikan pernyataan konfirmasi kepada awak media.
"Seluruh bagian Warner Bros Records sangat terkejut dan berduka atas kejadian tragis yang menimpa Mac Miller. Mac adalah artis yang penuh dengan anugerah dan inpirasi."
"Kematian Mac membawa rasa kehilangan dan luka yang mendalam. Kami bersama dengan para penggemar akan selalu mengirimkan doa terbaik untuk keluarga dan teman-temannya." ucap Corson.
Menurut Tim Forensik Kepolisian Los Angeles, Mac Miller diduga tewas akibat overdosis.
Meskipun begitu, tidak ada kalimat pernyataan secara resmi yang memperkuat kabar tersebut.
Dilansir dari Grid.ID dari Vulture, sepanjang karir, Miller terang-terangan soal perjuangannya pada penyalahgunaan obat-obatan.
"Aku pernah membawakan rap dengan lirik tentang kehidupan gelapku dan apa yang aku alami selama itu. Itulah hidup. It should be all emotions," aku Miller pada Vulture.
Pada Mei 2018 lalu, Miller sempat terlibat kasus pelanggaran peraturan lalu lintas dengan berkendara di bawah pengaruh alkohol.