Inilah 5 Tembok Besar Terkenal di Dunia
Terdapat sejumlah wilayah yang menggunakan tembok sebagai sebuah pembatas. Selain pembatas, tembok ini juga digunakan untuk melindungi wilayahnya.
Tembok Berlin dibangun oleh Pemerintah Jerman Timur pada 13 Agustus 1961 (diduduki Soviet). Pembangunan ini menjadi pemisah antara Berlin Barat dan Berlin Timur.
Tembok ini digunakan untuk melundungi warganya dari berbagai segala hal berbau fasis yang menyebabkan Perang Dunia II.
Para tentara meletakkan kawat berduri sepanjang 100 mil dalam perbatasan Berlin Timur. Kawat itu segera diganti dengan dinding beton setinggi enam meter, sepanjang 161 km, lengkap dengan menara jaga, pos senapan mesin dan lampu sorot.
Akibatnya, warga Berlin merasakan terputus hubungan dengan teman-teman serta anggota keluarga di separuh lain kota.
Dipimpin oleh Wali Kota Will Brandt, warga Berlin Barat melakukan demonstrasi melakukan aksi. Namun, hal ini kurang mendapat respons dari otoritas tertinggi Jerman Barat.
Tembok Berlin dibangun menjadikan warga dua kota itu sengsara.
Berbagai insiden yang menyebabkan korban kerap terjadi ketika ada yang berusaha melarikan diri dari Jerman Timur ke Jerman Barat.
Selama Tembok Berlin berdiri, ada sekitar 5.000 orang yang berhasil melarikan diri. Jumlah orang yang tewas diperkirakan 200-an orang.
Pada tanggal 9 November 1989, massa Jerman Timur dan Barat berkumpul di Tembok Berlin dan mulai memanjat dan membongkarnya.
Baca: Masih Ingat Sheila Marcia? Akhirnya Ungkap Alasannya Pakai Narkoba
3. Tembok Besar Gordogan
Jika membicakan tembok besar, pasti terlintas di benak seseorang pasti berada di China.
Namun, ada tembok lain yang berada di ekat Gorgan di Provinsi Golestan timur laut Iran, di sudut tenggara Laut Kaspia.
Dibangun pada abad ke-5 sampai abad ke-6 selama dinasti Sasania, tembok dirancang untuk mengusir serangan, terutama dari Hephthalites dan Turki.
Panjang dinding ini berkisar 201 kilometer dan lebarnya 6-10 meter. Selain dinding, pada tembok ini juga dibangun hampir 40 benteng. Selain berfungsi sebagai pasokan air, terdapat kanal yang berfungsi sebagai parit pertahanan.
Karena terbuat dari batu merah, dinding ini mendapat julukan "Ular Merah".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tembok-hadrian_20180908_133345.jpg)