(VIDEO) Dokter Leong Wing Seng Dilempar Bom Molotov hingga Alami Luka Bakar, Begini Kesaksian Pasien
Sementara, seorang staf perawat K. Preama (30) menderita luka bakar 5 persen di bagian wajah dan dadanya...
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dr Leong Wing Seng dan seorang perawat mengalami luka bakar usai seseorang pria yang mentalnya tidak stabil melemparkan bom molotov ke dalam sebuah ruangan.
Tribun-Video.com melansir thestar.com, Jumat (7/9/2018), akibat kejadian itu, Dr Leong Wing Seng menderita luka bakar 30 persen di tubuhnya.
Sementara, seorang staf perawat K. Preama (30) menderita luka bakar 5 persen di bagian wajah dan dadanya.
Peristiwa itu terjadi Senin (3/9/2018).
Saat ini, mereka dilaporkan dalam kondisi stabil.
Pelaku yang berusia sekitar 30 tahun juga menderita luka bakar di kedua tangannya, dia telah ditangkap polisi.
Pelaku dilaporkan telah berlari ke klinik sebelum melemparkan bom molotov.
Seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya, mengatakan, saat insiden tersebut, dia sedang menunggu di luar klinik.
Dia kemudian melihat seorang staf perawat meratap dan menutupi wajahnya.
"Saya berpikir, wajahnya melepuh. Saya melihat asap mengepul dari klinik sebelum mendengar teriakan di dalam. itu kacau," katanya.
"Saya juga melarikan diri demi keselamatan," lanjutnya.
Wanita tersebut mengaku, juga melihat seorang pria yang diikat ke tempat tidur.
Baca: Seorang Pria Melempar Bom Molotov di Kereta Bawah Tanah, 15 Orang Luka-luka
Kepala Pemadam Kebakaran Perak Road Ismail Mohd Zain mengatakan, panggilan darurat diterimanya pukul 04.55 sore dan mobil pemadam kebakaran pertama mencapai lokasi pukul 05.04 sore waktu setempat.
"Alat penyiram sudah membuat api padam ketika kami sampai di sana," katanya.