Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pergi ke Kampus Dalam Keadaan Hujan, Mahasiswi Ini Meninggal! Penyebabnya Ternyata Karena Ini

Mahasiswa baru Universitas Warmadewa (Unwar) meninggal saat akan berangkat mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Editor: Indry Panigoro

TRIBUNMANADO.CO.ID - Karena kecelakaan lalulintas, seorang mahasiswa baru Universitas Warmadewa (Unwar) meninggal saat akan berangkat mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). 

Mahasiswa yang meninggal tersebut merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi bernama Ni Wayan Egi Yuspika Rini asal Singakerta, Ubud, Gianyar.

Ia mengalami kecelakaan lalulintas, Rabu (05/09/2018) pagi, di Penatih, Denpasar.

 
Wakil Rektor III Universitas Warmadewa, Wayan Parwata ketika ditemui di ruangannya, Kamis (6/9) membenarkan bahwa Egi Yuspika adalah mahasiswa baru di Fakultas Ekonomi Warmadewa, dan meninggal karena kecelakaan saat perjalanan ke kampus untuk mengikuti PKKMB. 

Menurut Parwata, peristiwa itu terjadi pukul 05.00 Wita dan saat itu dalam keadaan hujan.

Baca: Meninggal Dalam Kecelakaan, Unggahan Sahabat Mahasiswi Cantik ini Bikin Nangis

"Kejadian jam 5 pagi, mungkin dia berangkat setengah 5 supaya tidak terlambat apalagi jarak kampus jauh dari rumahnya," kata Parwata.

Parwata menambahkan, Egi membonceng temannya yang juga akan mengikuti PKKMB. Namun, teman yang diboncengnya tersebut selamat.

Sementara itu, terkait PKKMB yang ada di kampusnya, Parwata mengatakan pelaksanaannya telah memiliki aturan sesuai yang dikeluarkan DIKTI.

"Kita sudah punya aturan dimana mulainya jam 7. Jam 6 absen sampai jam 7, dan setelah itu baru mulai," katanya.

PKKMB ini dilaksanakan selama enam hari, yaitu tiga hari pada tingkat universitas dan tiga hari pada tingkat fakultas.

Egi mengalami kecelakaan saat hari terakhir pelaksanaan PKKMB di tingkat fakultas.

Terkait kejadian tersebut, pihak universitas merasa sangat prihatin dan hal itu di luar dugaan dan jangkauan.

"Kami sudah ke sana kemarin begitu dapat info langsung ke rumahnya ikut prosesi memandikan, ngeringeks. Dan selesai sembahyang, keluarga mengizinkan kami untuk pamit," imbuhnya.

Untuk pelaksanaan PKKMB tahun depan, pihaknya akan melakukan evaluasi.

"Mungkin nanti kita akan mengadakan 3 hari saja yang dilaksanakan pagi di tingkat universitas. Tiap tahun kita selalu evaluasi, tinggal nunggu rektor saja karena masih di luar. Kejadian ini di luar dugaan kami," terangnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved