Bulog Divre Suluttenggo Mulai Lakukan Operasi Pasar, Ini Lokasinya
Bulog Divisi Regional Suluttenggo mulai melakukan operasi pasar di Kota Manado, Selasa (4/9/2018).
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Aldi Ponge
Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID - Bulog Divisi Regional Suluttenggo mulai melakukan operasi pasar di Kota Manado, Selasa (4/9/2018).
Kendaraan yang mengangkut barang operasi pasar tersebut dilepas oleh Sekprov Sulut Edwin Silangen, dan disaksikan oleh Eko Pranoto Kepala Bulog Divre Suluttenggo, juga beberapa pejabat dan ASN Pemprov Sulut.
Edwin Silangen mengatakan bahwa program Operasi Pasar dilakukan karena itu untuk rakyat.
"Stabilisasi harga sangat penting, sehingga rakyat nyaman stok tersedia dengan harga yang layak," jelas dia.
Baca: Polsek Malalayang Sita 681,5 Liter Cap Tikus Tanpa Izin
Ia menambahkan, bahwa Pemprov juga memantau jangan ada oknum yang menahan stok dan sengaja membuat harga fluktuatif.
"Semua instansi melakukan pengawasan distribusi pasokan dan monitor harga setiap hari, dan OP sangat efektif untuk stabilitas harga, sebab Bulog memang bertugas untuk stabilisasi harga," ujarnya
Sementara itu Eko Pranoto Kepala Bulog Divre Suluttenggo mengatakan bahwa mereka melepas 13 ton untuk disebarkan di Pasar Bersehati dan Pasar Pinasungkilan.
"Sudah dipesan sama pedagang untuk ikut stabilisasi harga beras medium," jelasnya.
Nanti juga di outlet binaan bulog, termasuk di Buha juga nanti.
Baca: Ditanya Peserta Pasis Sesko TNI Soal Cap Tikus, Ini Tanggapan Andrei Angouw
Ia mengatakan untuk beras medium dijual dengan harga Rp 8.850 per kilogram up gudang dan Rp 8.100 curah, sementara untuk kemasan Rp 45 ribu.
"Kami juga menyiapkan produk premium dengan harga di bawah rata-rata yaitu Rp 53 ribu per lima kilogram," jelasnya.
Ada penjualan telur, minyak, dan gula yang dijual dengan harga di bawah harga normalnya.
"Ini akan kami lakukan hingga Natal dan Tahun Baru, sebab stok masih mencukupi hingga tujuh bulan ke depan," ujarnya.
Baca: Inilah Sejarah Katolik Masuk Kembali di Wilayah Keuskupan Manado 150 Tahun Lalu
Semua dilakukan untuk stabilisasi harga bahan pokok, khususnya beras.
"OP ini dilakukan di seluruh Indonesia termasuk Talaud, Sitaro, dan daerah lainnya di sana," jelas dia.(Amg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/bulog_20180904_120808.jpg)