Keuskupan Manado

Inilah Sejarah Katolik Masuk Kembali di Wilayah Keuskupan Manado 150 Tahun Lalu

Gereja Katolik Keuskupan Manado akan merayakan puncak perayaan Yubileum 150 tahun Gereja Katolik kembali, tumbuh dan berkembang

Inilah Sejarah Katolik Masuk Kembali di Wilayah Keuskupan Manado 150 Tahun Lalu
Penandatanganan Prasasti Makam Daniel Mandagi dan istrinya di Kawatak, Langowan 

Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Gereja Katolik Keuskupan Manado akan merayakan puncak perayaan Yubileum 150 tahun Gereja Katolik kembali, tumbuh dan berkembang di wilayah Keuskupan Manado pada 14 September 2018.

Perayaan akan dimulai tanggal 9 September 2018 dengan berbagai kegiatan yang spektakuler. Sebelumnya kegiatan dibuat dari tingkat wilayah rohani sampai kevikepan.

Angka 150 itu penuh kisah sejarah perjuangan. Semua itu dimulai dengan kehadiran Gereja Katolik sebagai agama Kristen mula-mula di Nuzantara tahun 1500-an (Bahkan menurut Y. Bakker SJ, dari tahun 600-an dari buku Pastor Albertus Sujuko).

Baca: Deretan Acara Perayaan Yubileum Kevikepan Tonsea di Kema

Pastor Albertus Sujoko, dosen Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng mengatakan pada abad ke-16 sekitar tahun 1534, seorang imam Portugis Simon Vaz melakukan penginjilan di Pulau Ternate dan Maluku dan menjadi martir.

Kemudian sekitar tahun 1546-1547 para Pastor Jesuit termasuk di antaranya Fransiskus Xaverius dengan penuh semangar membabtis banyak orang Maluku sampai diperkirakan mencapai jumlah 150 Ribu orang Katolik.

Tetapi semua jejak Katolik tersebut lenyap disapu bersih oleh kehadiran VOC Belanda Protestan di Maluku pada tahun 1602. Kehadiran orang-orang Protestan Belanda melarang kegiatan misi Katolik dari tahun 1602-1799.

Situasi "Nuzantara" saat itu berhubungan erat dengan situasi Keuskupan Manado dan wilayah Maluku Utara saat itu.

Baca: Inilah Hasil Lomba Perayaan Yubileum Tingkat Kevikepan Manado

Sebuah buku tulisan Frater Ludolf Bulkmans CMM dalam Bahasa Belanda (1976) dan telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Pastor Jakobus Wagey Pr dan diedit oleh Pastor Jan Van Paasen, terbit tahun 2012 dan menjadi sumber cerita sejarah.

Pastor Joko, sapaan akrab Pastor Sujuko mengutip Sejarah Misi di Kota Manado yang terjadi pada tahun 1563-1568, yaitu 14-20 tahun sesudah Santo Fransiskus Xaverius SJ membabtis di Maluku, baca : http://manado.tribunnews.com/2018/02/06/inilah-sejarah-gereja-katolik-di-wilayah-keuskupan-manado-menurut-frater-ludolf-bulkmans-cmm.

Halaman
1234
Penulis: David_Manewus
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved