Datang Minta Kejelasan, Gadis 16 Tahun Ini Babak Belur Dihajar Temannya
Sarina harus ke Polresta Palembang, Minggu (02/09/2018) setelah anaknya menjadi korban dari aksi kekerasan yang dilakukan oleh temannnya.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Hati oranngtua mana yang tak sakit hati melihat anaknya dianiaya oleh teman sebayanya hingga babak belur.
Hal inilah yang dirasakan oleh Sarina (46), Warga Jalan Silaberanti Kelurahan Silaberanti Kecamatan Jakabaring, Palembang.
Sarina terpaksa harus melapor ke Polresta Palembang, Minggu (02/09/2018) setelah anaknya menjadi korban dari aksi kekerasan yang dilakukan oleh temannnya.
Ya SW (16), dianiaya oleh rekanya berinisial IN.
Tak terima apa yang telah menimpa anakanya, Sarina kemudian melaporkan IN atas tindakan pidana UU Perlindungan Anak.
Hal ini didasari oleh tindak kekerasaan yang dilalukan terlapor yang sudah menganiaya anaknya.
Ditanya soal kronologinya, kepada petugas Sarina menuturkan kejadian yang dialami anaknya terjadi pada Kamis (29/08/2018), sekitar pukul 15.00.
Lebih lanjut ibunya menerangkan awalnya pada saat itu korban sedang bermain di TKP (tempat kejadian perkara), di Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Terusan Kecamatan SUI,
Palembang untuk bertemu dengan terlapor.
"Awalnya anak saya ini bermain d TKP, lalu bertemu dengan terlapor," ungkapnya.
Dalam pertemuaannya korban berniat baik untuk bertanya kepada terlapor mengenai gosip yang beredar tentang si korban.
SW menyebut jika terlapor pernah membuat sebuah gosip miring mengenai dirinya.
Merasa tak terima, ia pun bersama temannya datang ke rumah terlapor.
Tahu korban datang ke rumahnya terjadilah cekcok panjang dan berujung penganiayaan.
Tak tahu masalahnya korban pun langsung dipukuli oleh terlapor hingga tak sadarkan diri.
"Aku tuh dateng baik-baik kak, nak nanyo ngapo tedenger omongan miring tentang aku. Uji kawan aku dio tulah yang pertamo kali ngomongke aku cak itu. Nah akukan penasaran, apoke bener dio ngomong cakitu, yolah aku datengi rumahnya. Eh belumla belum sampe temu pokok masalanyo dio la mukul aku pak, bangun-bangun uwong sekitar la rame nyingoki aku, sampe pingsan aku tuh kak," tutur SW kepada Sripoku.com.