Manado Dikepung Api: Cengkih 300 Ton Senilai Rp 38 M Ludes Terbakar hingga Lima Kapal Tinggal Puing
‘Si jago merah’ kembali beraksi di Kota Manado. Gudang cengkih PT Jasa Perkasa Abadi di Jalan Ringroad, Lingkungan IV, Paal IV.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – ‘Si jago merah’ kembali beraksi di Kota Manado. Gudang cengkih PT Jasa Perkasa Abadi di Jalan Ringroad, Lingkungan IV, Kelurahan Paal IV, Kecamatan Tikala ludes terbakar, Minggu (26/8/2018), pukul 12.00 Wita. Pemiliknya Kho Sioe Hoa (63), warga Jalan Siswomiharjo, Kelurahan Pinaesaan, Kecamatan Wenang menderita kerugian Rp 38 miliar.
Menurut saksi Zeth Yacob (53), warga sekitar lokasi kebakaran, saat tengah hari, ia sedang duduk di teras depan rumah persis samping gudang cengkih.
Tak berselang lama, ia dikagetkan dengan kepulan asap tebal. Seketika itu juga saksi langsung menuju ke ke arah sumber asap. Zeth saksi melihat api berada di dalam gudang. Ia berusaha membuka pintu gudang sebelum akhirnya menghubungi pemilik gudang, namun ternyata pintu terkunci.
Mendapat informasi, satu unit mobil damkar tiba. Menggunakan alat berat eskavator, mereka membuka pintu gudang sehingga pemadam bisa masuk dan memadamkan api.
Sayangnya, api begitu cepat membesar dan membakar hampir seluruh isi gudang. Cengkih kering kurang lebih 300 ton dan kayu manis jadi arang.
Bahkan api juga menghanguskan satu unit mobil Jeep, satu unit mobil Hilux single cabin, satu unit dump truck 10 bola dan satu unit forklift dan mesin ayakan cengkih.
“Kerugian mencapai kurang lebih Rp 38 miliar. Penyebab (kebakaran) masih kita selidiki. Untuk memadamkan api, diturunkan 14 unit damkar dari Kota Manado dan Provinsi Sulut,” kata Kapolsek Tikala, AKP Taufiq Arifin, Minggu malam.
Sebanyak 14 mobil pemadam kebakaran tiba setengah jam saat kebakaran diketahui. Hingga lima jam kemudian atau pukul 17.00, truk damkar dan petugasnya dari Pemkot Manado dan Pemprov Sulut masih mondar mandir mengambil air dan menyiram ke arah gudang.
“Memang sampai pukul 17.00, proses pemadaman masih berlangsung oleh karena masih ada api yang berasal dari bawah tumpukan karung berisi cengkih. Namun diketahui api sudah padam. Pemadaman dilakukan oleh petugas damkar dibantu dengan alat berat eksavator. Unit identifikasi Polresta Manado dan Polsek Tikala ikut mengamankan tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Arifin.

Lanjut Kapolsek, gudang cengkih PT Jasa Perkasa Abadi milik seorang perempuan bernama Kho Sioe Hoa (63). Warga Kelurahan Pinaesan itu bersama saksi lain telah dimintai keterangan oleh petugas Polsek Tikala.
Menurut keterangan saksi bapak bernama Zeth, pekerjaan operator alat berat dozer asal Kelurahan Paal 4, ia pada pukul 12.00 sedang duduk di teras depan rumah atau samping gudang.
Saksi Zeth melihat ada kepulan asap dari arah gudang. Dia langsung menuju ke arah kepulan asap itu. “Saksi pun menghubungi pemilik gudang dan memberitahukan bahwa gudang cengkih telah terbakar. Pemiliknya menghubungi pemadam kebakaran,” ujar Kapolsek.
Satu mobil unit mobil damkar tiba duluan. Dengan menggunakan alat berat eskavator membuka pintu gudang sehingga pemadam bisa masuk dan memadamkan api.
Kapolsek mengatakan untuk sementara belum mengetahui apa penyebab kebakaran. “Masih kita selidiki,” ujarnya.

Si Jago Merah Mengamuk, 5 Kapal Motor di TPI Lupes Terbakar
Si jago merah kembali berkobar. Kali ini lima unit kapal motor yang diparkir di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tumumpa, ludes dilalap api.