Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Danrem 131/Stg Bersama Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan RI Tanam Perdana Padi Sawah

Danrem 131/Stg Brigjen TNI Robert Josep Giri bersama Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Ir Indah Megawati tanam perdana padi sawah.

Penulis: Maickel Karundeng | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUN MANADO/MAICKEL KARUNDENG
Tanam perdana padi sawah 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Danrem 131/Stg Brigjen TNI Robert Josep Giri bersama Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Ir Indah Megawati melaksanakan tanam perdana padi sawah.

Gerakan itu dilaksasnakan di Desa Pusian Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Provinsi Sulawesi Utara, Senin (27/08/2018).

Tema yang diangkat 'Melalui Gerakan Tanam Perdana pada Lokasi Cetak Sawah Baru di Wilayah Kodim 1303/Bolmong Kita wujudkan Swasembada Pangan Nasional Berkelanjutan'.

Danrem 131/Stg Brigjen TNI Robert menyampaikan, bahwa cetak sawah baru merupakan program pemerintah untuk menuju swasembada pangan Nasional berkelanjutan.

Danrem 131/Stg, Ibu Ir Indah Megawati dan Kolonel Inf Daryatmo menyerahkan secara simbolis Alsintan kepada Poktan Getsemani dan Poktan Serasi Indah.

Pada kesempatan yang sama pula Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Ibu Ir Indah Megawati menambahkan bahwa target pemerintah di tahun 2045 nanti Indonesia akan menjadi Swasembada Internasional.

Direktur menyampaikan ucapan terimakasih serta memberikan apresiasi kepada pihak TNI dan masyarakat Desa atas terselenggaranya kegiatan perluasan cetak sawah ini.

Ia menambahkan pemerintah kedepan akan menjamin ketahanan pangan melalui perluasan cetak sawah dan penanaman padi sawah secara serentak.

Selain itu, Direktur menyampaikan teknis penanaman serta pemeliharaan dan penggunaan pupuk kepada Poktan yang hadir.

Alokasi dan target di TA 2018 untuk wilayah Kabupaten Bolmong yaitu mencetak sawah seluas 200 HA serta memberikan bantuan Alsintan kepada Poktan.

Sambutan Gubernur Sulut Olly Dondokambey oleh Kadistanak Provinsi Sulut Novly Wowiling, bahwa cetak sawah baru ini merupakan program pemerintahan Jokowi guna menuju Indonesia swasembada pangan Nasional berkelanjutan.

Sedangkan untuk alokasi cetak sawah baru di Sulut adalah 500 HA khusus di wilayah Bolmong mendapatkan jatah 200 HA dan saat ini sudah mencapai 60 persen.

Gubernur berharap serta memberikan motivasi kepada setiap pemilik lahan yang sudah di cetak agar sawahnya tetap di pelihara, sehingga target pemerintah untuk menyukseskan swasembada pangan tercapai sesuai dengan harapan.

Benyamin Saleda selaku Ketua Poktan Getsemani menanyakan kendala.

Antara lain sawah yang ada di wilayah Desa Pusian saat musim kemarau mengalami kesusahan air, langsung dijawab Direktur Ir Indah Megawati bahwa memerintahkan Kadistanak Provinsi segera mengajukan permohonan pembuatan irigasi di lokasi cetak sawah baru Desa Pusian.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved