Butuh Belasan Orang Sembelih Sapi Kurban Jokowi
Diiringi suara takbir dari pelantang suara di dalam Rumah Pemotongan Hewan(RPH) Masjid Istiqlal sapi jenis peranakan
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Diiringi suara takbir dari pelantang suara di dalam Rumah Pemotongan Hewan(RPH) Masjid Istiqlal sapi jenis peranakan Ongole seberat 1.500 Kilogram yang dikurbankan oleh Presiden Joko Widodo disembelih oleh panitia pemotongan hewan kurban Masjid Istiqlal tepat pukul 19.09 WIB.
Dua belas orang penjagal dari Pulo Gadung yang sudah menjadi langganan panitia kurban harus turun tangan memegangi sapi.
Butuh sekitar 10 menit untuk menenangkan dan mengikat tali di kaki sapi tersebut sebelum disembelih. Seorang penjagal pun mengasah pisaunya terlebih dulu sambil merapal doa sesaat sebelum menyembelih sapi itu.
Meski pisau yang digunakan untuk memotong leher sapi tersebut relatif kecil namun hanya membutuhkan sekali tarikan dari bawah ke atas untuk membelah kerongkongan sapi. Darah pun membanjiri lantai dan sapi itu meronta-ronta.
Dua puluh menit kemudian sapi kurban Wakil Presiden Jusuf Kalla juga disembelih. Sapi kurban seberat 1.400 kg tersebut terlihat relatif lebih tenang dibandingkan dengan sapi kurban Jokowi.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam mengatakan sekitar 25 penjagal yang didatangkan dari Cakung tersebut merupakan langganan panitia kurban Masjid Istiqlal dari tahun ke tahun.
"Itu dari tahun ke tahun kami pakai mereka. Mereka sangat lincah sekali. Apalagi sapi-sapi ukuran besar itu sudah pengalaman," kata Abu.
Kedua sapi itu dibawa masuk ke Rumah Pemotongan Hewan Masjid Istiqlal pukul 17.41 WIB pada Rabu (22/8). Sebelum dipotong, sapi tersebut dimandikan oleh seorang panita.
Sejumlah warga dari usia anak-anak sampai orang dewasa yang penasaran terlihat sudah berdatangan sekitar pukul 16.00 WIB. Namun warga hanya bisa melihat dari balik pagar Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Masjid Istiqlal dan tidak diperbolehkan masuk.
Tampak juga beberapa turis asing berbahasa Jepang ikut merekam peristiwa itu dengan ponsel ketika sapi disembelih. Sejak sekitar pukul 17.00 WIB sejumlah panitia hilir mudik menyiapkan peralatan pemotongan seperti golok, pisau daging, gergaji daging listrik, dan alat timbangan berukuran besar.
Sepuluh orang petugas dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Pusat juga telah bersiap di dalam Rumah Pemotongan Hewan Masjid Istiqlal untuk memeriksa kesehatan daging kurban.
Sejumlah petugas kepolisian dari Polsek Sawah Besar juga terlihat berjaga di sekitar lokasi.Sebelumnya, Kepala Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal Asep Saefuddin telah membuka dengan nasihat dan doa di depan sekitar 70 orang panitia pemotongan hewan kurban dari berbagai instansi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta sekitar pukul 16.30 WIB.
"Perlu dijaga juga keselamatan rekan-rekan. Jangan sampai kemudian kurban lepas dan membahayakan. Saya juga ingatkan, haram hukumnya menyimpan daging kurban yang sudah disembelih," kata Asep.
Di Solo, Isnaini Sholiqin (41) yang sudah berkali-kali dipercaya menjadi jagal sapi kurban dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tahun ini merupakan tahun keempat dirinya menjadi jagal sapi kurban milik Jokowi.
Isnaini kembali menyembelih sapi kurban sumbangan Jokowi di halaman Masjid Al Wustho Solo, Jawa Tengah, di barat Pura Mangkunegaran. Selain rutin menjadi jagal sapi kurban Jokowi, Isnaini ternyata menyimpan kisah menarik lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sapi-kurban_20180823_001114.jpg)