Olly Serahkan Sapi Kurban dari Jokowi: Sulut Rayakan Iduladha 1439 H
Presiden Joko Widodo dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyalurkan 51 sapi kurban di Sulut.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Kabag Humas dan Protokoler Minsel, Henri Palit mengutarakan, keempat hewan sapi. Pemprov Sulut juga akan menyerahkan sebanyak dua ekor sapi. "Pemkab Minsel atas nama ibu bupati dan bapak wakil bupati mengucapkan selamat Hari Raya Iduladha bagi masyarakat yang merayakannya. Mohon maaf lahir dan batin," ucap dia.
Ekonomi Daerah Bergairah
Penjualan hewan kurban menjelang Iduladha menggairahkan ekonomi daerah. Masyarakat peternak hewan kurban seperti sapi dan kambing bahagia karena harga relatif naik jelang hari raya.
Aktivitas ini sudah rutin dilakukan setiap tahun. Masyarakat peternak semakin tertarik dengan bisnis ini. Karena di hari jelang Iduladha seperti ini hewan kurban agak langka, banyak dicari orang.
Masyarakat harus menyediakan permintaan sapi dan kambing bukan hanya untuk Iduladha tetapi untuk keperluan harian. Banyak juga yang membutuhkan.
Biasanya peternak sapi dan kambing sudah menyediakan hewan kurban sejak tiga tahun sebelumnya.
Harus dipelihara terlebih dahulu sampai di lima tahun depan. Saat Iduladha ternak yang terjual banyak.
Begitu juga dengan peternak akan semakin banyak. Itu juga akan membuat pendapatan nasional semakin meningkat. Penjualan hewan kurban semakin lama semakin menjanjikan. Harganya setiap tahun pasti ada kenaikan. Hal itu yang membuat banyak orang suka sehingga menjadi peternak. Setiap tahun banyak yang membeli dan menjual.
Untuk bisnis ini diharapkan pemerintah dapat memotivasi masyarakat agar semakin mau beternak sapi dan kambing. Dimotivasi dengan pemberian bantuan vaksin dan modal. Setahu saya itu tertata pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulut maupun APBN.
Dokter Hewan Turun ke Desa-desa
Kesehatan hewan kurban tak luput dari perhatian pemerintah.
Petugas dari Bidang Produksi Ternak, Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban. Mereka memeriksa fisik sapi dan kambing.
Kadis Pertanian Bolmong, Raymond Ratu mengatakan, anggotanya sedang berada di lapangan melakukan pemeriksaan hewan yang akan disembelih.
"Dokter hewan masih melakukan pemeriksaan fisik ke hewan kurban yang telah disumbangkan para donatur ke Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Bolmong dan bertempat di Kantor Bupati serta Lolak," ujar Ratu, Selasa (21/8/2018).
Kata Kadis, pemeriksaan hewan kurban rutin dilakukan setiap tahun. Hewan yang disembelih harus diperiksa lebih dulu sebelum dikomsumsi para wajib penerima daging kurban.
"Ini perlu dan sudah kaidah agama, dikarenakan setiap hewan kurban itu harus sehat dan tidak cacat, maka perlu pemeriksaan kesehatan juga fisik hewan tersebut," jelas Ratu. Ia menambahkan, pemeriksaan fisik hewan kurban secara menyeluruh di wilayah Bolmong. "Pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas penyuluh lapangan (PPL) dan juga menurunkan petugas dari pertenakan," ungkapnya.
Kepala Bidang Produksi Perternakan, Mohamad Samsudin menambahkan, kekurangan petugas, tapi itu bukan menjadi kendala. Selain itu, kami sudah berkoordinasi dengan penyuluh di 15 Kecamatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sapi_20180821_201329.jpg)