Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Remaja Teladan GMIM

Usai Hadiri Pidato Presiden, Remaja Teladan GMIM Diterima Senator dan Legislator Senayan

Rombongan Remaja Teladan (Retel) Sinode GMIM 2018, Kamis (16/8/2018) pagi berkesempatan hadir mengikuti pidato kenegaraan

Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: Aldi Ponge
Remaja teladan bersama 2 anggota DPD RI asal Sulut yakni Stefanus BAN Liow dan Marhanny Pua 

Laporan Wartawan Tribun Manado Andrew Alexander Pattymahu

TRIBUNMANADO.CO.ID,JAKARTA - Rombongan Remaja Teladan (Retel) Sinode GMIM 2018, Kamis (16/8/2018) pagi berkesempatan hadir mengikuti pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo di ruangan Nusantara DPR RI.

Retel Putra Putri Arecta Pangemanan dan Gween Paendong serta Retel Favorit Imanuel Sompie dan Adonai Cinta Ngau, mengaku sangat bangga boleh mendengar secara langsung pidato Presiden.

"Biasanya hanya lihat di televisi, tahun ini bisa hadir dan mendengar langsung. Luar biasa pengalaman ini," tegas keempatnya antusias.

Frederik Tangkau Sekretaris Panitia Retel GMIM 2018 mengatakan, kehadiran empat Retel di DPR RI ini sebagai bukti atas janji panitia buat para Retel yang mendapat gelar terbaik dan favorit.

"Terima kasih buat pihak yang telah memfasilitasi sehingga kami bisa masuk ke DPR RI, Senator Sulut Pnt Ir Stefanus BAN Liow, Ir Marhanny Pua, Bara Hasibuan serta Wenny Warouw anggota DPR RI asal Sulut," tegas Tangkau.

Usai mendengar pidato Presiden, Retel GMIM yang didampingi Wakil Sekretaris Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM Pnt Irwani Maki serta beberapa anggota seperti Pnt Melki Nender, Pnt Meilani Mongilala, Pnt Edward Saragih, Pnt Steven Rondonuwu serta Feiby Lontoh panitia Retel diundang ke ruangan DPD RI yang ditempati Senator Sulut dan ruangan Komisi VII DPR RI tempat Bara Hasibuan bertugas.

"Banyak selamat bagi para remaja teladan Sinode yang boleh menghadiri pidato Presiden. Yang diundang di tempat ini adalah para delegasi teladan Kementrian, kalau Remana teladan GMIM ada disini itu tentu jadi pengalaman tersendiri," tegasnya.

Sebagai anggota DPD asal Sulut kata dia, tentu merasa senang dan semoga ini jadi tradisi setiap tahun sehingga boleh jadi motivasi bagi calon remaja teladan.

Mantan Ketua Pemuda GMIM ini pun berharap para Retel, tetap jadi teladan dan terus berprestasi serta tetap percaya pada Tuhan, serta menjadi orang Kristen yang taat dan giat dalam setiap pelayanan.

Sementara itu Pnt Stefanus BAN Liow menegaskan, predikat teladan bukan hal yang mudah karena terikat tanggung jawab pada sesama manusia serta yang paling penting pada Tuhan.

"Ingat perilaku remaja teladan akan jadi contoh kemanapun pergi dan berada. Retel GMIM ini memiliki wawasan luas dan kebangsaan. Rasanya cocok dan sesuai dengan pembacaan di minggu berjalan ini, persahabatan yang saling melindungi," papar Ketua P/KB GMIM periode 2014-2018.

Liow pun berharap para remaja teladan ini nantinya jadi pemimpin masa depan bangsa dan negara, karena diakuinya pembinaan pembinaan yang dilakukan di GMIM banyak manfaat dan hasilnya.

"Kami juga ada disini tak lepas dari dukungan warga gereja khususnya GMIM. Kami tak pernah menyangka bisa jadi Senator. Untuk itu tetap percaya Tuhan dan melayani dengan ketulusan, karena Tuhan membantu kami dalam setiap pelayanan," tegasnya.

Lain lagi dikatakan Bara Hasibuan. Dia berharap mimpi remaja teladan harus tetap tinggi dikarenakan dunia makin kompetitif dimana kecanggihan teknologi yang berakibat persaingan di tingkat Asia bahkan dunia.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved