Polisi Bongkar Prostitusi di Apartemen, Cantik dan Berstatus Mahasiswi, Tarif Mulai Rp 400 Ribu

Berikut rangkuman sejumlah hal fakta mengenai prostitusi via WeChat itu seperti dikutip dari Kompas.com dan Warta Kota.

Polisi Bongkar Prostitusi di Apartemen, Cantik dan Berstatus Mahasiswi, Tarif Mulai Rp 400 Ribu
Istimewa
Ilustrasi prostitusi. 

 TRIBUNMANADO.CO.IDAparat Polresta Depok mengamankan enam orang dalam kasus prostitusi online via aplikasi WeChat di Apartemen di JL Margonda,  Depok.

Mereka dibekuk petugas pada Selasa (14/8/2018) pukul 18.00 WIB kemarin.

Para PSK yang diamankan adalah SG (20), AD (19), FO (19), dan DP (22), serta dua orang yang diduga mucikari mereka, MF (20) dan MR (18).

Berikut rangkuman sejumlah hal fakta mengenai peristiwa tersebut seperti dikutip dari Kompas.com dan Warta Kota.

1. Tarif PSK

Ilutrasi PSK
Ilutrasi PSK ()

Pekerja seks komersial ( PSK) dalam kasus prostitusi online di Apartemen Margonda Residence 2 memasang tarif yang bervariasi.

Dikutip dari Kompas.com, mereka mematok tarif mulai Rp 400.000 sampai Rp 1 juta kepada pelanggannya.

"Harga antara Rp 400.000-Rp 800.000 tergantung paras mereka ya, kalau parasnya cantik dia bisa nego Rp 800.000, bahkan Rp 1 juta ," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Depok Kompol Bintoro, Rabu (15/8/2018).

2. Gunakan Aplikasi WeChat

Logo WeChat
Logo WeChat (WeChat)

Mereka menggunakan aplikasi WeChat guna menampilkan berbagai layanan dan harga yang ditawarkan.

Halaman
1234
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved