Membasmi Kutu Rambut Si Kecil Bisa Dengan 2 Cara Ini
Kutu di rambut Si Kecil cukup membuat banyak orangtua panik, meskipun biasanya tidak menyebabkan penyakit serius.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kutu di rambut Si Kecil cukup membuat banyak orangtua panik, meskipun biasanya tidak menyebabkan penyakit serius.
Kutu kepala adalah serangga kecil berkaki enam yang menempel di kulit kepala dan leher dan memakan darah manusia.
Setiap kutu seukuran biji wijen dan sulit dikenali. Telur kutu, yang disebut nits, rekat ke rambut di dekat kulit kepala dan bisa lebih sulit dilihat.
Mengapa kutu rambut sering muncul di kepala Si Kecil? Sebab mereka sering bermain bersama secara dekat dan dengan lebih banyak kontak rambut-ke-rambut, dan mereka dapat berbagi kuas, topi, jepit rambut, dan sejenisnya.
Orang dewasa yang tinggal dengan Si Kecil juga memiliki risiko lebih tinggi terkena kutu.
Lalu, bagaimana kutu rambut dapat menyebar?
Kutu biasanya menyebar melalui kontak langsung kepala ke kepala yang memungkinkan hama untuk menempel dari rambut seseorang ke rambut orang lain.
Kutu juga dapat bertahan hidup untuk waktu yang singkat pada pakaian atau barang-barang pribadi lainnya, jadi sisir rambut bersama dapat membantu kutu menemukan tempat baru.
Kutu tidak bisa melompat atau terbang dari satu orang ke orang lain.
Gejalanya bisa berupa adanya kutu hidup atau nimfa (kutu kecil).
Pada banyak anak, kutu rambut tidak mengganggu alias tidak gatal.
Tapi ketika gejala terjadi, masalah yang paling umum adalah gatal yang mungkin mulai berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan setelah kutu masuk.
Rasa gatal dari kutu disebabkan oleh reaksi alergi terhadap gigitan serangga.
Banyak menggaruk dapat menyebabkan luka atau kulit mentah di kulit kepala.
Meskipun jarang terjadi, tetapi luka dari goresan bisa menjadi terinfeksi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/anak-punya-kutu_20180814_170639.jpg)