Prabowo Gandeng Sandiaga di Pilpres 2019, Gerindra Sulut Mulai 'Main' Isu Ahok
Genderang Pilpres 2019 mulai ditabuh. Dua pasangan calon presiden dan Wakil presiden sudah dideklarasikan.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Siti Nurjanah
Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Genderang Pilpres 2019 mulai ditabuh. Dua pasangan calon presiden dan Wakil presiden sudah dideklarasikan.
Isu - isu lama kembali menyeruak ke permukaan, paling santer isu soal Ahok.
Partai Gerindra Sulut pun mulai 'menggarap' isu Ahok usai pengumuman pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Melky Suawah, Sekretaris Gerindra Sulut kemudian mengunggah status di media sosial terkait hubungan Ahok dan Partai Gerindra.
Ia menilai perisitiwa hukum penistaan agama kasus Almaidah tak ada hubungan dengan Prabowo Subianto.
Ia juga mereview hubungan Ahok dan Gerindra yang mesra di masa lu kemudian bubar di tengah jalan.
Berikut unggahan status Sekretaris Gerindra Sulut.
Mari bicara apa adanya;
Ada yg tidak senang dgn Prabowo krn semata musibah yg menimpah Ahok, padahal peristiwa hukum Ahok sama sekali tdk ada kaitannya dgn Prabowo.
Apa mrk lupa siapa pemimpin politik yang berani mencalonkan/ mengusung dan memenangkan Ahok pd Pilkada DKI thn 2012 sehingga seantero negeri mengenal Ahok.
Siapa pemimpin politik yg berani pasang badan ketika Ahok menghadapi persoalan di tanah abang. Sementara itu keputusan sepihak Ahok keluar dari Gerindra, tak ada sepatah kata terima kasih dan permisi yg disampaikan kpd sang Ketua Umum yg telah berjasa kepadanya.
Biarpun bgt Prabowo dan Gerindra ttp menghormati dan menghargai keputusan Ahok utk meninggalkan Gerindra. Sekali lagi, bukan Prabowo/ Gerindra yg meninggalkan Ahok.
Ada yg tidak senang dengan Sandiaga Uno krn semata Sandi adalah pasangan Anies Baswedan yang terpilih sbg Gub/ Wagub DKI pada Pilkada DKI thn 2017.
Mereka lupa Anies-Sandi terpilih secara demokratis. Ahok pemimpin yg luar biasa, namun umumnya rakyat Jkt tdk menghendaki Ahok kembali memimpin.
Sandi tidak pernah menjatuhkan Ahok, Sandiaga Uno tidak pernah harus bersaksi di Pengadilan untuk memberatkan hukuman Ahok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sekretaris-gerindra-sulut-melky-suawah_20180810_141308.jpg)