Sabtu, 30 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jusuf Kalla 'Jaga Gawang': Ma'ruf Janji Tetap Pakai Sarung

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memastikan tidak akan ikut menjadi juru kampanye (Jurkam) dalam pilpres mendatang.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Internet
Jusuf Kalla 

KH Maruf Amin mengaku tidak akan merubah penampilannya jika nanti terpilih sebagai wakil presiden. Ma'ruf Amin memastikan dirinya  akan tetap mengenakan sarung jika terpilih wakil presiden."Iya, nanti kalau itu (pakai sarung) Insya Allah," ujar Ma'ruf kepada wartawan  usai melakukan pendaftaran Pilpres 2019 di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jumat (10/8).

Joko Widodo (Jokowi) dan Maruf Amin, melakukan pendaftaran Pilpres 2019 di kantor KPU. Keduanya kompak menggunakan kostum putih-putih. Jokowi menggunakan kemeja putih dipadu dengan celana panjang hitam, sementara Ma'ruf menggunakan pakaian muslim putih.

Kemarin,  para relawan pendukung Jokowi Maruf Amin juga ikut mengawal pasangan tersebut dari Gedung Joang 45 hingga ke Gedung‎ KPU. Pantauan dilokasi, para relawan sejak pagi  sudah berkumpul di Gedung Joang 45, Menteng untuk menunggu Jokowi dan Maruf bersama-sama mengantar ke KPU.

Setelah Jokowi dan Maruf datang dan menyatu dengan petinggi partai Koalisi Indonesia Kerja di Gedung Joang 45, kegiatan relawan dilanjutkan berjalan kaki ke KPU. Sesampainya di KPU, para relawan dari partai pendukung Jokowi-Maruf berkumpul di depan gedung KPU sembari meriakan berbagai yel-yel. Jokowi-Maruf menyempatkan diri menyapa para relawannya dengan melambaikan tangan.

Senandung salawat berkumandang dari jalan di depan kantor lembaga penyelenggara Pemilu yang berada di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat itu. Sejumlah relawan pria memakai peci dan relawan wanita memakai hijab berpakaian putih-putih. Mereka menyambut kedatangan Jokowi sambil mendendangkan shalawat. Mereka membentuk barisan berdampingan bersama dengan relawan Jokowi dari berbagai kelompok lainnya. Di baju mereka terdapat tulisan #2019DoakanJokowiMenang (DJM) 2 Periode. 

"Kami hadir mengantarkan Jokowi. Kami meminta doa seluruh rakyat Indonesia supaya mendoakan Jokowi menang," ujar Koordinator Nasional DJM 2 Periode, Lisman Hasibuan.

Pantauan di lokasi kemarin, Jokowi keluar dari gedung KPU pukul 10.30 WIB didahului dengan keluarnya Muhaimin Iskandar, Ketua Umum DPP PKB. Setelah itu, Jokowi yang memakai kemeja putih juga keluar dari KPU. Dirinya tak ditemani oleh capres yang dipilihnya, Ma'ruf Amin. Sontak para pendukung pun berteriak menyambut kedatangan Jokowi.

Suasana mendadak riuh. Jokowi yang menjadi pusat perhatian begitu berjalan ke arah para pendukungnya. "Pak Jokowi, Pak Jokowi," seru para pendukung dari belakang kawat berduri.

Dirinya pun berdiri di atas salah satu tangga lipat dan melambaikan tangannya kepada para pendukungnya. Situasi tak terkendali, para wartawan pun menerobos pagar yang dibentuk kepolisian dan paspampres untuk menghampiri Jokowi.

Saat melakukan pendaftaran peserta calon presiden ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jokowimengenakan kemeja putih dengan tulisan 'Bersih, Merakyat, Kerja Nyata'. Dalam pemilihan baju tersebut, awalnya Jokowi ditawari oleh tiga desain model baju oleh Politisi PDI Pramono Anung.  Hal tersebut diungkapkan oleh Sekjen Partai Solidaritas Indonesia Raja Juli Antoni saat ditemui gedung KPU.

"Presiden ditawari tiga desain sama mas Pram (Pramono), tapi presiden memilih yang tulisannya Bersih, Merakyat, Kerja Nyata dan ini bagian tagline yang akan diperjuangkan," ujar Antoni.

Namun, mengenai pihak yang mendesain dan dilakukan penjahitan dimana, dirinya tidak mengetahuinya secara pasti."Desainnya siapa yang buat saya kurang tahu," ucap Antoni.

Ketua Umum PPP, Romahurmuziy menuturkan, baju yang dikenakan Jokowi saat mendaftarkan diri sebagai peserta pemilu ke KPU, akan diperbanyak dan dikenakan oleh semua partai pendukungnya."Akan diperbanyak, beliau (Jokowi) sudah menyampaikan semua partai politik akan kebagian," ujar Romi di tempat yang sama.

Romi pun mengaku tidak mengetahui usulan desain tersebut dari siapa dan dilakukan penjahitan dimana, namun dirinya mendukung pemakaian baju dengan tulisan 'Bersih, Merakyat, Kerja Nyata'."Belum tahu saya, mesti saya tanya dulu," ucap Romi. (tribun network/sen/gle/fah/yat/sen/rin)

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved