Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gadis Cantik ini Tewas Ditabrak Mantan Guru, Ternyata Dulu Murid Kesayangan

"Yang menabrak itu adalah guru almarhum saat masih duduk di bangku SMP. Bahkan Vera Desianti itu adalah salah satu murid kesayangannya,"

Editor:
Kolase Tribun-Medan/Facebook
Potret Desianti semasa hidupnya saat duduk di bangku sekolah. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pagi itu hembusan angin sejuk dan pancaran matahari belum terasa menyengat di pelataran UGD RSUD Klungkung di Jalan Flamboyan, Semarapura Kauh, Kabupaten Klungkung, Bali, Kamis (9/8/2018). 

Peralahan, kesejukan itu seketika menghilang di saat suara tangisan menggema di depan ruang UGD.

Seorang pria bernama I Komang Suartana (47), warga Banjar Sangging, Desa Dawan Kelod, Kecamatan Klungkung, dan beberapa kerabatnya tampak menangis histeris.

Ternyata, sang pria dan kerabatnya tersebut merasa sangat terpukul atas meninggalnya sang putri sulung.

Putrinya bernama Ni Putu Vera Desianti (18), dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan.

Ia ditabrak mobil saat mengurus kelengkapan administrasi kuliahnya di Pertigaan Jalan Sawo Kabeh Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan.

Ironisnya, yang menabrak Vera Desianti adalah mantan gurunya, Ni Nyoman Sulasmi (56), ketika masih duduk di bangku SMPN 1 Dawan. 

Alangkah kagetnya sang mantan guru, Nyoman Sulasmi.

Ia pun langsung membawa murid kesayangannya kala itu, ke rumah sakit.

Foto Vera Desyanty.

Foto Vera Desianti semasa hidupnya|Facebook@veradesyanty

Seketika, Sulasmi pun histeris di depan UGD RSUD Klungkung, ketika gadis yang tidak sengaja ditabraknya itu dinyatakan dokter meninggal dunia.

"Yang menabrak itu adalah guru almarhum saat masih duduk di bangku SMP. Bahkan Vera Desianti itu adalah salah satu murid kesayangannya," ungkap Sastra, kerabat korban di depan UGD RSUD Klungkung.

Melansir Tribun-Bali.com ( Grup Tribun-Medan.com), penuturan Sastra, Vera Desianti mengalami kecelakaan saat akan mengurus surat keterangan sehat ke Puskesmas Dawan II di Desa Gunaksa bersama rekannya.

"Dia mengurus surat keterangan sehat untuk keperluan daftar ulang di kampus," ujarnya. 

Surat itu untuk keperluan mendaftar kuliah, karena dara alumni SMA N 1 Semarapura itu baru saja diterima untuk melanjutkan kuliah di salah satu perguruan tinggi jurusan farmasi di Denpasar.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved