Peringati Pesta Pelindung, Stasi Koha Adakan Lomba Tari Jajar
Gereja Katolik Stasi Koha akan mengadakan lomba Tari Jajar antar wilayah rohani, Jumat (10/8/2018).
Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO- Gereja Katolik Stasi Koha akan mengadakan lomba Tari Jajar antar wilayah rohani, Jumat (10/8/2018).
"Acara dimulai pukul 6 sore. Berlangsung sampai malam hari," kata Herry Atowolo, Seksi Liturgi panitia, Kamis (9/8/2018).
Ia mengatakan kegiatan dalam rangka pesta pelindung paroki. Juga bagian dari pelestarian budaya Minahasa.
Ia mengatakan ada juga misa syukur. Bahkan akan ada kawin massal.
"Ada juga lomba CCPA. Ada beberapa lomba olahraga juga," katanya.
Di Kalangan Orang Muda Katolik (OMK) Keuskupan Manado memang ada sebuah tarian bernama Reidans (Tari Jajar). Sebagaimana Tari Pasutri dan Tari Selendang Biru, tari ini asli milik Gereja Keuskupan Manado.
Menurut Pastor Cardo Renwarin, antropolog Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng, tari jajar dimulai di Tomohon atas inisiatif Dokter HAPC Oomen (istri Dokter Oomen) dari Rumah Sakit Marien Heuvel (Gunung Maria)
"Peserta awal pemuda-mudi Tomohon yang giat di persekolahan Walterus dan Gonzaga juga karyawan Rumah Sakit Gunung Maria (kompleks misi), pemain awal antara lain kedua orangtuaku (Hendrik Joakim Renwarin dan Macrien Veronika Senduk) juga ayah dari Pastor Polce Pitoy," katanya beberapa waktu lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kegiatan-stasi-koha_20180809_115417.jpg)