Penjual Bakso Keliling Ditangkap Densus 88: Diduga Bagian dari Jaringan Teroris

Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri kembali menangkap seorang terduga teroris, AR, di rumah kontrakannya

Penjual Bakso Keliling Ditangkap Densus 88: Diduga Bagian dari Jaringan Teroris
TRIBUNNEWS
Polisi jaga rumah terduga teroris 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri kembali menangkap seorang terduga teroris, AR, di rumah kontrakannya di Perumahan Istana Tegal Besar Cluster Kutai, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Namun penangkapannya terbilang diam-diam.

Warga dan bahkan ketua RT sekalipun tidak mengetahui kapan AR ditangkap. Ketua RT, Nu Cahyo, baru tahu penangkapan itu setelah ada penggeledahan di rumah AR pada Kamis (2/8) lalu. "Kami kaget ketika rumahnya digeledah tim Densus 88," ujar Nur Cahyo.

Menurut Cahyo, Tim Densus 88 antiteror menggeledah rumah AR karena diduga terlibat kasus terorisme. Sejumlah barang disita dari rumah AR seperti laptop, buku catatan, kartu perdana, dan sejumlah barang lainnya. Nur Cahyo mengatakan, AR sehari- hari bekerja sebagai penjual bakso keliling.

"Sehari- hari dia berjualan bakso keliling pakai motor," kata Nur Cahyo. Namun, bakso itu tidak dibuat AR di rumahnya. Yang bersangkutan tinggal mengambil dan menjual kembali.

"Tidak dibuat di rumah, sudah yang bikin, jadi dia tinggal jual begitu saja," katanya. Nur Cahyo menambahkan, dalam aktivitas kesehariannya, selama ini AR dikenal sosok yang ramah dan tidak ada yang mencurigakan.
"Kalau ketemu warga ya menyapa, tidak ada yang curiga," katanya. Sementara istri AR sehari-hari bekerja sebagai tukang pijat.

"Banyak warga di sini yang sering meminta pijat ke dia." "Pelanggannya perempuan, dan biasanya dipanggil kalau memijat," katanya.

Suami Istri

Di Sleman, DIY Tim Densus 88 Mabes Polri menggeledah sebuah rumah di Dusun Srimbit Lor RT 05/RW 013 Desa Sendangtirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

"Tadi ada yang datang ke sini sekitar jam 11.30 WIB. Mereka menyampaikan kalau dari Mabes Polri," ujar Ketua RT 05 Wardiyana.

Wardiyana mengatakan, anggota Densus 88 dari Mabes Polri datang untuk menggeledah rumah AF, salah satu warga di Dusun Srimbit Lor. Dia diminta untuk menjadi saksi penggeledahan.
"Saya diminta menjadi saksi, tadi dengan Pak Dukuh," ungkapnya.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved