Pencuri Sapi Punya Keahlian Memotong Cepat, Hanya 10 Menit Sayat Seluruh Daging
Kepala Kepolisian (Kapolsek) Sektor Urban Bolaang Uki Kompol Baharudin Samin mengaku, pencuri sapi memiliki keahlian memotong cepat.
Penulis: | Editor: Alexander Pattyranie
"Kasus pencuriannya berbeda, ada yang dicuri tersisa tulang belulang Dan ada yang hilang satu ekor," katanya.
Dia mengimbau kepada masyarakat agar mengaktifkan pos kamling serta bekerjasama Antara TNI/Polri pemerintah Kelurahan maupun kecamatan untuk melakukan penjagaan.
Sementara Herman satu diantara peternak sapi pernah kehilangan sapi.
"Dulu di daerah sini sering kehilangan sapi, memang banyak peternak sapi yang mengikat sapi di kebun Puncak Wawo tepatnya di Kelurahan Wawo," katanya.
Ia pun menceritakan saat kejadian dua tahun lalu, ia hendak memberi makan sapi miliknya, ia pun kaget melihat sapinya tersisa tulang belulang.
"Saya ingat sekali waktu itu karena sapi yang disembelih pencuri dalam keadaan hamil," ujarnya.
"Kalau dirupiahkan sapi Saya yang dicuri harganya sekira Rp 20 jt," tambahnya.
Akibat pencurian tersebut para peternak sapi memberikan batu di sisi kiri dan kanan menuju puncak Wawo.(fer)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/burhan-saat-melaporkan-sapinya-yang-hilang_20180802_142752.jpg)