IKM Sari Fruit Sitaro Produksi Anggur Pala

Daging luar buah pala juga ternyata miliki nilai ekonomis ketika sudah diolah dengan baik.

TRIBUN MANADO/JHONLY KALETUANG
IKM Sari Fruit di Kampung Beong Kecamatan Siau Tengah, Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, diabadikan pada Selasa (31/07/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SIAU - Tanaman pala tidak hanya biji dan fuli memiliki nilai ekonomis.

Namun daging luar buah pala juga ternyata miliki nilai ekonomis ketika sudah diolah dengan baik.

Seperti IKM Sari Fruit di Kampung Beong Kecamatan Siau Tengah, Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, yang mengolah daging pala menjadi anggur pala.

Diceritakan oleh Nistolien Talumesang, pembuat anggur pala tersebut, dalam sebulan ada ratusan botol anggur pala dihasilkan.

"Untuk anggur pala tersebut diberi nama Harnet Pala," kata Talumesang, Selasa (31/07/2018).

Bahkan, kata dia, tidak hanya anggur pala yang diproduksi, melainkan sirup pala, dodol pala, selai pala, dan manisan pala.

"Ada banyak produk yang dihasilkan dari pala tersebut," lanjutnya.

Untuk mendapatkan anggur pala tersebut, kata dia, daging pala digiling, kemudian diambil sari buah, baru dimasak, dengan tambahan air, serta diberi gula.

"Selanjutnya fermentasi dengan memakan waktu bulan bulan paling cepat, lalu dikemas," tambahnya.

Sementara itu, Camat Siau Tengah Hanris Barik yang juga merupakan suami dari Nistolien Talumesang mengatakan, untuk menjaga stok, pihaknya terus melakukan produksi agar tidak kehabisan.

"Anggur pala, manisan, semua ada permintaan setiap hari. Untuk sekali produksi botol kecil bisa mencapai 300 botol," lanjutnya.

Lebih jauh lagi, kata dia, meskipun tidak menyeriusi pekerjaan tersebut karena dirinya masih bertanggung jawab sebagai abdi negara, ada jutaan rupiah omset dari penjualan.

"Palingan Rp 5 juta atau sampai Rp 10 juta omset penjualan per bulan. Kalau untuk botol besar dijual Rp 50 ribu per botol. Sedangkan yang kecil Rp 35 ribu per botol," akhirnya. (Tribunmanado.co.id/Jhonly Kaletuang)

Penulis:
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved