Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gerhana Bulan Total

Usai Gerhana Bulan Total, 2 Peristiwa Astronomi Ini Akan Terjadi di Agustus

Gerhana bulan total Blood Moon terlama di abad 21 ini akan dapat disaksikan oleh masyarakat di berbagi belahan dunia, termasuk Indonesia.

Editor: Aldi Ponge
Kolase BMKG Tom Fox/The Dallas Morning News/AP
Gerhana Bulan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gerhana bulan total Blood Moon akan terjadi pada Sabtu (28/7/2018) mendatang.

Gerhana bulan total Blood Moon terlama di abad 21 ini akan dapat disaksikan oleh masyarakat di berbagi belahan dunia, termasuk Indonesia.

Fenomena gerhana bulan total Blood Moon ini akan bisa disaksikan secara kasat mata oleh warga Indonesia bila cuaca cerah. 

Setelah fenomena gerhana bulan total blood moon ini terjadi, dua peristiwa astronomi lain yang tak kalah menarik, diperkirakan akan terjadi di bulan Agustus 2018.

Peristiwa astronomi itu adalah sebagai berikut:

1. Gerhana Matahari Sebagian

Gerhana tidak akan datang sendirian.

Gerhana Bulan biasanya akan diikuti atau didahului gerhana Matahari, ataupun sebaliknya.

Setelah gerhana Bulan total 28 Juli, sekitar dua pekan berikutnya, yakni 11 Agustus 2018, akan terjadi gerrhana Matahari sebagian.

Sayangnya, peristiwa langit ini tidak akan terlihat di Indonesia.

Gerhana Matahari parsial ini akan terlihat di bagian timur laut Kanada, Greenland, bagian utara dan timur Eropa, serta Asia utara dan timur.

TribunJogja.com kutip dari Time and Date, lokasi pertama yang akan melihat gerhana Matahari parsial, terjadi pukul 08:02:08 UTC (15.02 WIB pada 11 Agutus).

Puncak gerhana pukul 9.46 UTC atau 16.46 WIB.

Lokasi terakhir yang akan melihat berakhirnya gerhana Matahari parsial terjadi pada pukul 11.30 UTC ( 18.30 WIB).

Gerhana Matahari 11 Agustus adalah kejadian gerhana kelima di tahun 2018 ini.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved