Harga Pala Stabil di Kisaran Rp 60 Ribu Per Kg, Sebaliknya Harga Cengkih Turun
Harga pala tidak mengalami perubahan alias masih stabil di angka Rp 60 ribu per kilogramnya
Penulis: Indry Panigoro | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Harga buah pala saat ini stabil.Demikuan diungkapkan para pengepul lepas pala yang sering nongkrong di lorong Calaca tempat gunting rambut, tepatnya di depan toko Sumber Air, Calaca, Manado, Sulawesi Utara (Sulut).
Menurut Om Gode sapaan akrab salah satu pengepul lepas di kompleks tersebut, harga pala tidak mengalami perubahan alias masih stabil di angka Rp 60 ribu per kilogramnya.
" Jual sama saya saja. Harganya sama dengan yang akan di ambil di toko," ucap Om Gode saat berbincang dengan Tribun Manado di lorong tersebut, Kamis (26/07/2018).
Untuk harga sendiri, kata Om Gode masih sama.
"Harga masih sama seperti dua tahun lalu hingga sekarang. Untuk pala yang sudah diketukjenis A atau warna kulit bunga warna merah, dihargai dengan harga Rp 60 ribu per kg. Sedangkan untuk yang belum diketuk, harga perkg saya ambil dengan harga Rp 35 ribu," beber dia yang turut dibenarkan rekan-rekan lainnya.
"Harga sama cewek. Harga di luar sini (pengepul) dengan harga yang di dalam toko itu sama. Kalau tak percaya silahkan dicek," tambah bapak-bapak lainnya.
Lain pala, lain juga cengkih. Nah untuk rempah-rempah satu ini, kata Ko Sumber Air terhitung hari ini mengalami penurunan.
"Harga cengkih turun sekarang. Dari harga awal Rp 100 ribu perkg, tapi terhitung Kamis ini, harganya turun menjadi Rp 92 ribu per kg," ujar Ko .
Turunnya harga cengkih, menurut Ko dari toko Sumber Air itu karena masyarakat mengalami krisis ekonomi.
"Kalau saya nilai masyarakat sekarang lagi nggak punya uang. Hal itu akhirnya mengakibatkan daya beli yang payah dan menurun," ucapnya.
Diapun meminta agar pihak terkait mencari tahu apa yang sebenarnya membuat daya beli masyarakat ini begitu menurun, hingga akhirnya berujung pada murahnya harga cengkih saat ini jika dibandingkan dengan kemarin. (ind)