Tekfin Sibuk Penuhi Syarat Terdaftar OJK hingga Kelesuan Pasar Semen
Perusahaan financial technology (fintech) atau teknologi finansial (tekfin) berusaha memenuhi regulasi Otoritas Jasa Keuangan
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Meski demikian, selama periode Januari hingga Juni atau satu semester, volume penjualan semen domestik tumbuh tipis 3,6% menjadi 30,04 juta ton (lihat tabel).
Ketua Umum ASI, Widodo Santoso, mengemukakan industri semen domestik masih menghadapi masalah kelebihan pasokan. Di sisi lain, permintaan cenderung stagnan. Khusus penurunan di bulan Juni tahun ini juga dipicu libur panjang Lebaran.
Kapasitas produksi semen nasional saat ini mencapai 109 juta ton per tahun. Dari sini, ASI mencatat masih ada kelebihan pasokan yang mencapai 36 juta ton.
Apalagi, menurut Widodo, ke depan masih ada dua pabrik semen baru yang akan dibangun dan diperkirakan pada 2020 akan beroperasi. "Perlu perhatian serius pemerintah terhadap izin pabrik baru di Indonesia," ungkap dia.
Sebenarnya ASI sudah jauh hari meminta pemerintah membatasi atau memberhentikan sementara pemberian izin pembangunan pabrik hingga tahun 2023.
Meski pertumbuhan penjualan semen domestik masih melempem, ternyata penjualan ekspor menampakkan sinyalemen positif. Total penjualan ekspor semen dan klinker hingga Juni tahun ini mencapai 2,66 juta ton. Jumlah tersebut naik 134,30% dibandingkan setahun lalu.
"Usaha para produsen meningkatkan ekspor dapat menjadi strategi menambah utilisasi pabrik," kata Widodo.
Alhasil, pasar ekspor bisa menjadi solusi sementara hingga pasar domestik mampu menyerap seluruh produksi. ASI mengharapkan produsen semen bisa menggebrak pasar ekspor pada semester kedua tahun ini.
Dengan memperluas pasar ekspor, hal itu dapat menambal kekurangan penjualan semen di dalam negeri. ASI menargetkan total ekspor klinker dan semen tahun ini berkisar 4 juta hingga 4,5 juta ton. (Ferrika Sari/Agung Hidayat)
Volume Penjualan Industri Semen Nasional (dalam ton)
Area
Januari - Juni
2018
2017
Perubahan
Jakarta
2,177,047
2,220,599
-2.00%
Banten
1,449,469
1,389,937
4.30%
Jawa Barat
4,366,440
4,113,832
6.10%
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/rupiah_20180116_232758.jpg)