Inilah 9 Tanda Seseorang Punya EQ Lemah
Emotional Quotient (EQ) yang lemah adalah sebuah persoalan yang bisa mengganggu berbagai hubungan sosial.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Emotional Quotient (EQ) yang lemah adalah sebuah persoalan yang bisa mengganggu berbagai hubungan sosial.
Bahkan banyak ahli yang menyatakan bahwa EQ lebih penting dari IQ alias Intelegence Quotient.
Biasanya EQ sangat berperan penting dalam cara seseorang untuk berinteraksi.
Tanpa kecerdasan emosional ini, kita bisa mengalami banyak kesulitan untuk berinteraksi dengan rekan kerja, teman, anggota keluarga.
Dengan kata lain, kemampuan emosional butuh dikembangkan agar bisa diterapkan dalam kehidupan sosial yang baik.
Level EQ seseorang dapat dilihat dari kemampuannya untuk mengendalikan dirinya secara emosional.
Sebaliknya, orang yang lemah EQ akan sulit melakukan pengendalian diri, berikut 9 tanda seorang dengan EQ lemah.
1. Terlalu banyak bicara dan suka beradu pendapat
Ada orang yang terlihat terlalu banyak bicara dan selalu beradu argument dengan orang lain, baik itu dengan keluarga, teman, bahkan orang asing.
Seorang dengan EQ yang rendah sulit untuk mengerti perasaan dan emosi orang lain.
Sehingga ia akan selalu beradu argumen dengan orang lain tanpa mempertimbangkan perasaannya.
2. Tidak memahami perasaan orang lain
Orang yang lemah EQ-nya biasanya lupa akan perasaan orang lain. Mereka tidak sadar kalau apa yang mereka lakukan bisa membuat orang lain marah dan tersinggung.
Tidak hanya itu, mereka juga merasa sangat terganggu dengan orang-orang yang menuntutnya untuk mengerti perasaan mereka.
3. Menganggap orang lain terlalu sensitif
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/gelombang-otak_20180420_115003.jpg)